Jadi Viral, Media Online Berperan dalam Hoax Audrey Yu

Audrey Yu - jabar.tribunnews.comAudrey Yu - jabar.tribunnews.com

JAKARTA – Dalam beberapa hari terakhir, nama Audrey Yu menjadi perbincangan hangat, terutama di jagat , termasuk kabar bahwa dirinya bertemu dengan Joko Widodo di KTT G20, ditawari di BPPT, hingga sempat bekerja di NASA. Sayangnya, sebagian besar kabar ini tidak benar alias hoax, yang bermula dari beragam berita di media daring.

“Pada tanggal 7 Juli, berita tentang Audrey Yu yang jenius ramai dibicarakan di media sosial. Beberapa yang membuat berita ini semakin menarik antara lain Audrey bekerja di NASA setelah ditolak masuk TNI, tidak ada perguruan tinggi di Indonesia yang mau menerima karena terlalu muda, pada saat KTT G20 lalu, Jokowi bertemu Audrey Yu, lalu menawarkan dia untuk masuk BPPT,” tulis Ismail Fahmi, founder Media Kernels Indonesia, dalam Facebook-nya. “Namun, tidak semua di atas benar alias hoax.”

Kabar burung tentang Audrey ini mudah viral, lanjut Ismail, karena tampak adanya peran besar dari media online dalam membangun opini. Menurut analisis Drone Emprit, media-media online tampak secara terjadwal membangun narasi melalui sindikasi jaringannya, sehingga publik akan terus mendapatkan informasi yang sama secara berulang-ulang.

“Di samping itu, narasi yang dibangun dengan mengasosiasikan sosok Audrey dengan tokoh penting seperti Jokowi, TNI, dan NASA, membuat nilai berita tentang Audrey menjadi tinggi,” sambung Ismail. “Setidaknya, untuk netizen yang mendukung tokoh ini. Para influencer pun bahkan sempat terkecoh, sehingga turut menyebarkan berita ini.”

Awal mula percakapan tentang Audrey Yu, berdasarkan Drone Emprit, dibuat oleh Alex Frits lewat akun Twitter @canzone pada Minggu (7/7) kemarin pukul 09.54 WIB. Cuit @canzone soal berita berjudul ‘Audrey Yu, Gadis Jenius yang Pernah Ditolak Semua Universitas di Indonesia tidak banyak direspons dan sudah dihapus pemiliknya.

Kemudian, ada twit lanjutan dari netizen lain dengan akun @nithasist dan mendapatkan respons paling banyak dan viral pada pukul 10.24 WIB, yang mendapatkan 19,4k re-tweet. Tidak lama setelah itu, sebuah media online mengangkat tulisan berseri tentang Audrey dan disebar ke situs-situs lokal mereka, mulai dari Aceh, Pekanbaru, Palembang, Manado, Lampung, Jambi, Kupang, Jabar, hingga Batam.

Loading...