Jadi Sarana Penghilang Stres, Harga Menginap di Caravan Taman Safari Bogor Mulai Rp600 Ribuan

Harga, menginap, tarif, di, Caravan, Taman, Safari, Indonesia, Cisarua, Bogor, koleksi, fauna, lodge, bungalow, penginapan, keluarga, fasilitas, kapasitas, sarana, kamar, objek, wisataSalah satu akomodasi Caravan Taman Safari Bogor (sumber: Pinterest)

Safari Indonesia (TSI) Cisarua di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu objek wisata tujuan pelancong selama libur nasional. Bukan hanya koleksi fauna yang terbilang lengkap, Safari Bogor juga punya banyak fasilitas lain yang cukup memanjakan pengunjung, salah satunya untuk menginap. Bagi tamu yang ingin menginap di Taman Safari, maka sudah tersedia semacam Caravan, Bungalow, Lodge.

Caravan merupakan sebuah penginapan berbentuk boks mobil, yang didesain layaknya . Berada di ketinggian di atas 1.000 mdpl, Caravan ini tak memasang AC di dalamnya. Sebab, suhu di tempat tersebut sudah cukup dingin, terutama malam hingga pagi hari.

Tempat ini pun cocok menjadi sarana penghilang stres karena posisinya terpisah dari unit lainnya. Dikelilingi pohon-pohon yang rindang dan terdapat sungai di depannya, membuat pikiran menjadi tenang dan nyaman. ”Tempatnya sejuk, dingin, dan asri,” ucap Hanum, pengunjung asal Depok, dilansir Republika.

Ia mengatakan, mencoba Caravan karena penasaran menginap di penginapan yang satu lokasi dengan Taman Safari itu. Harganya pun terbilang ramah di kantong untuk penginapan , yang berkapasitas empat orang.
Tarif menginap di Caravan Taman Safari mulai dari harga Rp640 ribu hingga Rp1.239.000 tergantung dari jenis dan waktu menginap. Harga tersebut terbilang murah jika merasakan fasilitas yang terdiri atas satu untuk dua orang serta dua kasur tingkat di ruang tamu, termasuk televisi dan toilet.

Salah seorang pengunjung lain mengaku menginap di Caravan bisa menjadi tempat yang tepat jika ingin menikmati Taman Safari. Sebab, jalur menuju lokasi tersebut kerap kali macet, apalagi saat akhir pekan. ”Kalau menginap dulu di sini kan praktis. Jadi, tenang untuk masuk ke Taman Safari-nya. Nggak harus macet-macetan dulu,” katanya.

Frans Manansang, Direktur sekaligus pemilik Taman Safari Indonesia mengungkapkan, konsep Caravan tersebut sudah ada sejak tahun 1990. Namun, ketika itu bentuknya masih guest house dan bungalo. Setelah itu, baru dikembangkan menjadi rumah pohon, rumah hijau, dan Caravan. ”Memang untuk Caravan tidak seperti hotel yang satu bersebelahan. Sehingga, orang lebih merasakan privasi, jauh dari gangguan, kebisingan. Memang banyak yang memilih Caravan karena unik, udaranya juga ‘menjual’, itu sensasinya,” ucap Frans.

Karena lokasinya yang memang berada di antara lembah di kaki Gunung Pangrango. Maka dingin, sejuk dan asri, itulah kesan pertama yang dirasakan pengunjung saat menginjakkan kaki di Caravan, Taman Safari, Bogor.
Frans menambahkan, ada 25 unit Caravan dari berbagai jenis, mulai dari unit standar untuk keluarga, lalu desain seperti badak untuk dua orang, serta model bus. Desain tersebut dibuat agar pengunjung memiliki banyak pilihan dengan fasilitas yang lengkap. Menurut dia, rata-rata okupasinya mencapai 150 unit per bulan. ”Kita bicara Natal saja itu sudah full dari jauh-jauh hari. Kalau bukan malam Minggu, yang tanggal merah juga ramai. Rata-rata keluarga, ada juga yang grup,” tutup Frans.

Loading...