Jadi Sajian Hajatan, Bisnis Es Krim Diamond Makin ‘Segar’

bisnis es krim diamond

merupakan salah satu camilan yang tidak lekang dimakan waktu. Dari tahun ke tahun, penggemar makin meningkat, terutama di wilayah Indonesia yang memiliki cuaca tropis dan cenderung panas. Karena itu, es krim pun menjadi salah satu peluang yang cukup menggiurkan untuk dijalani, salah satunya dengan berjualan es krim Diamond.

“Peluang bisnis es krim memang masih cenderung besar,” ujar Melisa Setiawan, salah satu es krim di Tanjung Selor, Kalimantan Timur. “Kendala terbesar untuk usaha es krim adalah ketika musim , karena otomatis akan membuat orang malas mengonsumsi es krim.”

Untuk memulai bisnis ini, jika Anda pintar atau hobi membuat es krim, Anda bisa menjajakan es krim buatan Anda ke . Namun, jika Anda tidak terlalu pintar memasak, Anda masih bisa menggeluti bisnis yang satu ini, salah satunya dengan berjualan es krim Diamond. Seperti diketahui, es krim Diamond banyak dijadikan sajian di acara-acara pernikahan, hajatan, ulang tahun, kafe, atau konsumsi pribadi.

Untuk memulai bisnis es krim Diamond pun tidak terlalu susah. Saat ini, sudah banyak distributor yang menawarkan es krim tersebut melalui berbagai situs maupun forum online. Umumnya, es krim Diamond berkapasitas delapan liter atau satu ember ditawarkan dengan mulai Rp165.000 untuk rasa cokelat, vanilla, strawberry, dan kopyor. Sementara, es krim Diamond dengan rasa durian, red bean, teh tarik, chochocips, dan rum raisin dijual dengan Rp190.000 per delapan liter.

“Pada April 2008, saya mendirikan Yogya Ice Cream dengan modal Rp40,7 juta serta ongkos sewa tenda Rp300 ribu per tahun,” kaya Mirza Akbar. “Kini, Yogya Ice Cream telah memiliki tidak kurang dari 120 freezer di berbagai restoran dan mencatatkan Rp300 juta per bulan.”

Loading...