Jadi Penyedia Transportasi Online Populer, Berapa Tarif Grabcar di Surabaya?

Grabcar - (Sumber: tribunnews.com)Grabcar - (Sumber: tribunnews.com)

Di zaman digitalisasi ini, masyarakat kian dimudahkan dalam berbagai aspek, termasuk jasa transportasi. Apabila dulu, masyarakat kerap memesan ojek atau angkutan umum dengan mendatangi terminal. Saat ini, mereka sudah dimudahkan dengan hadirnya sejumlah ojek atau taxi dengan sistem pemesanan online. Sebut saja yang paling populer adalah Grab, Uber, dan Gojek.

Khusus untuk Grab, ada dua jenis armada yang bisa dimanfaatkan oleh pelanggan, yakni motor dan mobil. Apabila pelanggan hendak melakukan perjalanan untuk satu orang, umumnya mereka akan memilih menggunakan ojek motor, yakni melalui GrabBike. Sementara untuk pelanggan yang akan bepergian lebih dari satu atau dua orang, maka mereka akan lebih memilih untuk menggunakan .

Grabcar sendiri telah beroperasi di sejumlah wilayah di Indonesia. Untuk di wilayah , Grabcar beroperasi di beberapa kota, seperti di Kota Malang, Sidoarjo, hingga . Berdasarkan berbagai usulan tarif, ditetapkan penerapan tarif untuk taksi online berdasarkan dua wilayah. Yakni wilayah I yang meliputi Sumatera, Bali, dan Jawa untuk tarif batas bawahnya Rp3.500 per kilometer (km), untuk tarif batas atasnya Rp6.000 per km.

Untuk wilayah II yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, dan Papua ditetapkan tarif batas bawahnya Rp3.700 per km, sedangkan tarif batas atasnya Rp6.500 per km. Aturan tarif tersebut diterbitkan melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 dan berlaku sejak 1 Juli 2017. Kebijakan ini wajib diikuti oleh para operator penyedia jasa taksi online, termasuk Grabcar.

“Kami siap bekerja sama dengan untuk memastikan kepatuhan kami terhadap regulasi yang berlaku dan Grab berkomitmen untuk beroperasi dalam koridor hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, dilansir dari DetikFinance.

Khusus untuk wilayah Surabaya, Grabcar Surabaya juga telah melakukan penyesuaian tarif tambahan di luar tarif normal untuk tiap order yang pelanggan dapatkan di sejumlah area seperti Bandara Juanda terminal 1 dan 2 sebesar Rp30.000, Stasiun Gubeng Rp10.000, Stasiun Pasar Turi Rp10.000, dan Terminal Purabaya Rp15.000.

Selain Grabcar, produk layanan yang cukup menarik yang ditawarkan oleh penyedia layanan transportasi online ini adalah GrabHitch (Nebeng). GrabHitch sendiri diluncurkan dengan dua jenis yakni GrabHitch (Nebeng) Motor dan GrabHitch (Nebeng) Mobil.

Sebagai langkah awal, Grab telah membuka layanan GrabHitch (Nebeng) Mobil ini di empat wilayah, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Malang. Tak hanya menghadirkan layanan dalam kota, GrabHitch (Nebeng) Mobil ini juga memungkinkan pengguna untuk bepergian antar kota seperti dari Jakarta ke Bandung, Surabaya ke Malang, dan sebaliknya.

“Kepadatan lalu-lintas di kota lain sudah luar biasa dan butuh solusi ride sharing. Saya pernah dari Bandung ke Jakarta hampir delapan jam, bukan hari libur. Layanan ini tidak bersinggungan dengan pengusaha travel, karena si pengemudi yang nantinya berhak menentukan siapa yang boleh menebeng. Yang komersial tidak seperti ini praktiknya,” jelas Ridzki.

GrabHitch (Nebeng) Mobil sendiri merupakan layanan berbagi tumpangan yang serupa dengan Karpul dan Nebengers. Grab Indonesia menyatakan kalau pihaknya memutuskan untuk menghadirkan layanan ini demi mengurangi jumlah kendaraan di jalan.

 

Loading...