Jadi Pengaman Untuk Climbing, Harga Tali Karmantel Petzl Capai Jutaan Rupiah

Harga, tali, karmantel, petzl, merek, climbing, kegiatan, outdoor, aman, alam, panjat tebing, produk, original, dinamis, statis, semi dinamis, Petzl Mambo, dijual, kualitas, prioritas, pengaman, repling, daya, regang, ukuran, meter, diameter, perbedaan, tekstur, olahraga, otot, manfaat, kesehatan, adrenalin, rappelingPendaki gunung menggunakan tali karmantel

Apabila Anda menyukai olahraga yang memiliki unsur tantangan, maka panjat tebing cocok untuk Anda. Tidak hanya memacu adrenalin, panjat tebing ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Olahraga panjat tebing umumnya dilakukan di terbuka yang dipenuhi oleh tebing-tebing tinggi. Namun, Anda juga bisa memanjat dinding tebing buatan (indoor climbing atau wall climbing) yang biasanya tersedia di gelanggang olahraga atau di tempat khusus untuk olahraga ini.

Banyak otot yang bekerja ketika Anda melakukan panjat tebing, baik otot tubuh bagian atas maupun bawah, termasuk punggung, perut, bahu, lengan, dan tungkai. Bahkan, jari-jari Anda pun ikut terlatih saat memanjat tebing. Jika dilakukan secara teratur, panjat tebing dapat meningkatkan stamina, fleksibilitas dan kelincahan tubuh, serta otot-otot tubuh menjadi lebih kuat.

“Panjat tebing merupakan aktivitas fisik yang aman sekaligus berisiko, terutama jika dilakukan di tebing sungguhan. Kemungkinan cedera lebih kecil jika melakukan indoor climbing, di mana ada seseorang yang menjaga Anda dengan pengaman dari bawah. Intinya, Anda harus menguasai teknik panjat tebing yang baik agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan,” kata dr Kevin Adrian, dilansir Alodokter.

Dalam materi panjat tebing, Anda pasti diperkenalkan dengan perlengkapan panjat tebing. Tali kernmantle atau biasa disebut tali karmantel adalah salah satu alat panjat tebing yang wajib dimiliki, sebab karmantel merupakan alat pengaman utama.

Meski terlihat sama, ternyata tali karmantel punya jenis dan fungsinya masing-masing. Secara umum, tali ini merupakan tali pengaman yang sering digunakan untuk kegiatan alam bebas ataupun climbing. Tali karmantel berdiamater 9-11 mm dan mempunyai daya regang 5%-30%. Ada 3 jenis tali karmantel yang umum dikenal oleh para pecinta kegiatan outdoor, seperti karmantel dinamis, karmantel statis, karmantel semi dinamis,

Tali karmantel dinamis bersifat lentur dan dapat meregang sampai 30%. Sifatnya agak sensitif. Maksudnya, tali ini mudah rusak apabila terkena gesekan tebing secara langsung, terkena kotoran seperti debu atau korosif seperti air accu dan cat. Karena tingkat regangnya yang sangat tinggi, ia sangat cocok untuk kegiatan climbing. Di dalam tali ini terdapat serat yang menguatkan. Jika serat di dalam tali ini rusak, maka kekuatan tali ini akan berkurang bahkan bisa putus dan membahayakan bagi pengguna.

Tali karmantel statis hanya dapat meregang sebanyak 15%. Jadi, karmantel statis ini relatif lebih keras dan kaku dari karmantel dinamis. Tali ini cocok digunakan untuk kegiatan rappeling. Dari segi bentuk, karmantel statis terlihat sama dengan karmantel dinamis. Akan tetapi, jika kita sudah memegangnya dan membandingkannya dengan teliti pasti akan terlihat perbedaannya secara tekstur.

Sementara itu, tali karmantel semi dinamis memiliki daya regang di antara tali karmantel dinamis dan statis. Jadi, tali ini tidak begitu meregang dengan banyak dan tidak begitu kaku. Karmantel semi dinamis ini cocok untuk kegiatan rappeling ataupun climbing.

Ketiga jenis tali karmantel tersebut berhubungan dengan keselamatan. Agar lebih aman, tentu tali yang berkualitas jadi prioritas. Salah satu yang bisa Anda pilih adalah Petzl.

Tali karmantel dari Petzl ini dijual di dengan yang beragam, untuk original 200 meter dan diameter 10mm biasanya berkisar antara Rp5 jutaan sampai Rp6 jutaan. Sementara untuk tali karmantel dinamis Petzl Mambo 40 meter ditawarkan dengan harga lebih murah yakni Rp2 jutaan.

Loading...