Jadi Pelopor Semen Instan Siap Pakai, Harga MU 480 Rp200 Ribuan

Harga, MU, 480, Mortar, Utama, semen, instan, putih, Weber, kegunaan, keramik, pasangan, perekat, putih, daya, sebar,Ilustrasi: aplikasi semen (concretecreate.com)

MU atau Mortar Utama merupakan salah satu mortar instan yang kerap digunakan untuk proyek-proyek bangunan, seperti gedung dan rumah tinggal. Jika dilihat dari sisi , penggunaan adukan mortar instan disebut-sebut tidak berbeda jauh atau bahkan lebih ekonomis dibanding dengan penggunaan adukan konvensional, terlebih jika penggunaannya menurut petunjuk pabrik.

Mortar Utama biasanya digunakan untuk pasangan dinding seperti perekat bata atau pasangan bata, juga untuk perekat lantai dan pasangan keramik. Untuk kegunaan ini tentu saja disesuaikan dengan tipe MU yang tersedia di pasaran, misalnya MU 480 yang lebih sering digunakan untuk perekat keramik. instan MU 480 sebagai spasi berwarna putih yang digunakan untuk pekerjaan pemasangan marmer, granit, atau sejenisnya.

dasar Mortar Utama 480 adalah semen putih, pasir pilihan, filter, dan aditif yang tercampur secara homogen. Daya sebar MU 480 adalah ± 5 m2 / sak 25 kg / tebal 3 mm. Di pasaran, produk ini dijual dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp200 ribuan untuk kemasan 1 sak 25 kilogram.

Mortar Utama-Weber hadir di Indonesia sejak tahun 1996 lalu dan menjadi perusahaan nasional pertama yang memproduksi semen instan siap pakai dengan menggunakan teknologi modern. Untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang semen instan Mortar dan produk Mortar Utama-Weber, Joni Kho, General Manager Product Mortar Utama-Weber, mengatakan perusahaannya menggelar sosialisasi kepada masyarakat umum baik profesional maupun rumah tangga, termasuk memberikan edukasi tentang bagaimana membangun dinding, memasang keramik dan pekerjaan lainnya yang baik dan berkualitas.

“Mortar sendiri artinya campuran semen dan pasir. Secara teknis dalam dunia kontruksi, semen instan dikenal dengan istilah Premixed Mortar atau Dry Mortar. Premixed Mortar berarti adukan yang sudah dicampur sebelumnya, sesuai dengan peruntukannya,” terang Joni Kho, dilansir dalam laman Weber.

Berbeda dengan semen tradisional atau konvensional, proses pembuatan semen instan atau mortar telah memakai teknologi modern yang terkomputerisasi. Hal ini bertujuan agar pencampuran atau mixing antar komponen penyusunnya sesuai standar, dan kualitasnya terjaga dengan baik.

Bahan yang dipakai dalam pembuatan semen instan Mortar Utama juga berbeda. Apabila semen konvensional hanya memakai satu bahan saja, maka semen instan adalah campuran dari semen, pasir silika, zat aditif dan beberapa bahan lain yang bisa dicampur menjadi satu.

Pada kebiasaan tradisional itu, sebelum melakukan pekerjaan seperti merekatkan bata atau keramik atau pekerjaan lainnya, tukang terlebih dahulu mencampurkan semen dan pasir yang terpisah dengan takaran tertentu. Sementara Premixed Mortar sudah masuk dalam satu kemasan. Hanya tinggal dimasukkan dalam wadah untuk diaduk dengan air.

Ragam premixed Mortar sangat banyak dengan ratusan tipe di negara-negara maju yang teknologi konstruksinya sudah maju. Di Indonesia umumnya yang dipakai untuk segmen ritel sekitar 10 tipe. “Mortar Utama-Weber ini memproduksi hampir 40 tipe, namun yang berkontribusi tinggi sekitar 90%-nya kurang dari 10 tipe,” tutupnya.

Loading...