Jadi Media Pemasaran Efektif, Begini Cara Cek Saldo di FB Ads

Cara, cek, melihat, besaran, saldo, di, Facebook, FB, Ads, informasi, tagihan, pengelola, iklan, riwayat, pembayaran, pengguna, bisnis, pemasaran, dinding, page, keuntungan, kelemahan, isi, top, up, ATM, kartu, kredit, bisnis, usaha, pemilik, toko, pasang, memasang, gratis, berbayarIlustrasi: media sosial terpopuler, Facebook (sumber: marketingland.com)

Beberapa jenis bisnis di Indonesia telah memanfaatkan sejumlah seperti Facebook dan Instagram untuk menjadi media pemasaran produknya. Sudah banyak pemilik toko atau bisnis yang menjual atau jasa melalui Facebook. Umumnya, menjual atau jasa di Facebook bisa dilakukan dengan dua cara, yakni berjualan hanya dengan mengandalkan akun pribadi dan membuat halaman Facebook untuk bisnis dan mengiklankannya ke .

Jika pengguna hanya mengandalkan akun pribadi, maka penjual hanya bisa menguasai atau mendapatkan pelanggan dari teman-teman di Facebook. Cara ini memiliki kelemahan, yakni keterbatasan pangsa yang akan pengguna dapatkan. Seperti disebutkan di atas, orang yang akan melihat pengguna adalah teman-teman di Facebook saja. Kalaupun ada yang merekomendasikan ke orang lain, mungkin hal itu tidak terlalu banyak. Kalaupun mau membantu, biasanya ada imbalan yang mereka harapkan yang tentunya akan menurunkan profit pengguna.

Untuk itu, banyak pengguna yang kemudian beralih menggunakan cara membuat halaman Facebook untuk bisnis dan mengiklankannya melalui Facebook Ads. Halaman Facebook yang dimaksud di sini bukanlah dinding pribadi, melainkan halaman (Facebook Page) yang biasanya dipakai untuk komersial. Di halaman Facebook ini, pengguna bisa membuat data produk secara lengkap, dan membuat judul yang menarik. Pengguna bisa memasukkannya ke Facebook Ads, dan Facebook akan mengiklankannya ke dinding orang lain sesuai kriteria yang diajukan.

Untuk beriklan di Facebook Ads ini memang tidaklah gratis, tetapi keuntungannya adalah, orang yang akan melihat iklan bisa berlipat-lipat ganda jumlahnya dibanding teman Facebook pengguna sendiri. Semakin banyak yang melihat iklan, kemungkinan untuk menghasilkan profit akan lebih besar. Selain itu produk tersebut akan dilihat oleh orang-orang dengan kriteria yang pas.

Misalnya, pengguna mengiklankan produk sepatu kerja wanita. Jika di antara 200 orang teman Facebook pengguna hanya 100 orang yang wanita, tentunya iklan yang dibaca oleh teman pengguna hanya akan menarik sekitar 100 orang wanita saja. Tetapi jika pengguna memasukkan ke Facebook Ads dengan kriteria wanita berusia 20-40 tahun dan status bekerja, maka iklan itu akan masuk ke dinding Facebook mereka. Jumlahnya tidak terhingga, tergantung pengguna memasang iklan dengan anggaran berapa. Semakin tinggi anggaran iklan yang pengguna pasang, maka semakin banyak juga orang-orang yang akan melihatnya.

Selain itu, Facebook Ads ini juga bisa memberitahu Anda apakah iklan Anda itu dibaca atau tidak. Secara berkala Anda akan menerima dari Manajemen Facebook Ads, berapa banyak orang yang membaca iklan tersebut. Pengguna bisa melihat sendiri like dan komentar yang ada dalam iklan tersebut juga bisa membalasnya. “Lewat FB Ads ini, orang bisa buka usaha tanpa harus pusing mikir tempat usaha,” kata Cahya Prakarsa, Founder Matalang Group.

Karena beriklan di Facebook Ads tidak gratis atau berbayar, maka pengguna harus top up saldo terlebih dahulu. Tak harus pakai kartu kredit, mengisi saldo di FB Ads juga bisa memakai ATM lokal.  Sementara untuk melihat atau cek besaran saldo, pengguna bisa klik pada bagian di Pengelola Iklan. Bagian di Pengelola Iklan adalah pusat informasi akun iklan pengguna. Di sana, pengguna dapat melihat riwayat pembayaran dan mempelajari selengkapnya tentang tertentu, seperti pembayaran, bayaran yang diterima, alasan penagihan, dan iklan tempat pengguna membelanjakan uang.

Loading...