Jadi Layanan Paling Diminati, Berikut Tarif GrabCar di Jakarta

Saat ini, memesan ojek online telah menjadi salah satu kebiasaan masyarakat, terutama mereka yang berdomisili di kota-kota yang penuh kemacetan seperti atau Surabaya. Karena itu, sekarang banyak yang menyediakan platform layanan pemanggilan ojek secara online, seperti Go-Jek, UberMotor, dan juga GrabBike.

Namun, ketika musim hujan, menggunakan layanan on demand berupa motor pasti akan mengurangi kenyamanan. Untungnya, masyarakat perkotaan masih memiliki berupa layanan taksi atau layanan on demand berupa . Dan, salah satu layanan pemesanan online yang kini marak digunakan masyarakat Indonesia adalah GrabCar.

Menurut survei Lembaga Telematika Sharing Vision, GrabCar dan Uber menjadi layanan transportasi mobil online yang paling diminati pada Januari 2017, dengan masing-masing meraih 50 persen suara dari 160 responden. “Ini menandakan bahwa layanan transportasi online sudah menjadi utama baru di Indonesia,” jelas Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana.

“Untuk layanan mobil online, sekitar 22 persen GrabCar menggunakannya setidaknya sekali dalam sepekan,” sambung Dimitri. “Tarif lebih murah dan dapat diketahui sejak awal menjadi faktor utama mengapa layanan transportasi online ini lebih banyak disukai dibandingkan layanan konvensional.”

Grab sebagai perusahaan pemilik GrabCar bukannya tidak mengetahui mengenai potensi bisnis ini. Untuk menarik lebih banyak pengguna, per Oktober 2016 lalu, Grab resmi menurunkan tarif dasar per kilometer GrabCar di Jakarta sebesar 30 persen. Kini, berdasarkan penyesuaian baru, tarif dasar GrabCar dipatok Rp2.800 per kilometer, dari sebelumnya Rp4.000. Namun, batas pembayaran minimum masih tetap, yaitu Rp10.000.

Loading...