Jadi Konsekuensi Pelanggaran Lalu Lintas, Biaya Denda Slip Biru Sudah Ditentukan Di Lokasi Tilang

biaya, denda, tilang, slip, biru, merah, polisi, aturan, lalu, lintas, pengendara, pelat, genap, ganjil, jalan, raya, bank, STNK, SIM, jenis, pelanggaran, hakim, jakarta, di, helm, nomorPolisi melakukan operasi lalu lintas (sumber: beritagar.id)

Bagi , jika di jalan raya harus mematuhi aturan yang berlaku. Selain aturan, perlu juga melengkapi diri dengan , helm, dan juga kendaraan yang sesuai dengan ketentuan.

Jika Anda menemui seseorang sedang diberhentikan oleh , mungkin itu diakibatkan oleh salah satu pelanggaran, misalnya STNK kendaraan sudah lewat waktunya membayar pajak.

Ketika seseorang terkena tilang, konsekuensi yang harus dilakukan adalah membayar atau biaya tilang. Polisi akan menyerahkan selembar kertas khusus tilang. Secara umum, ada dua jenis slip tilang, yaitu slip biru dan slip merah.

Untuk slip biru, para pelanggar bisa membayar denda tanpa sidang. Tetapi, besar biaya tilang sudah ditentukan saat polisi menindak di lokasi. Lain halnya dengan slip merah. Pelanggar yang diberikan slip merah harus menjalani sidang terlebih dahulu, barulah hakim bisa menentukan besaran denda yang harus dibayarnya.

Di Jakarta, slip biru diberikan ke para pengendara ganjil genap yang tidak menaati . Lebih dari seratus pengendara kendaraan roda empat ditindak di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, lantaran mobil yang mereka kendarai tidak sesuai aturan ganjil-genap alias melanggar.

Danton Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Ipda Darman mengatakan aturan ganjil genap sudah dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2018 ini, sudah disosialisasikan selama satu bulan sebelumnya. Di samping itu, rambu peringatan juga sudah terpampang di berbagai jalan raya.

“Sosialisasi sudah dilakukan satu bulan yang lalu yaitu sekitar bulan Juli. Orang-orang kebanyakan pura-pura tidak mengetahui. Sekarang HPnya sudah canggih semua kan? Jadi tidak mungkin kalau mereka tidak tahu. Lagian sekarang juga pada pengalaman,” ungkapnya.

Menurut Darman, setiap pelanggar aturan ganjil genap diberikan hukuman denda paling berat atau maksimal. “Setelah ditilang dikasih slip biru, semua pengendara dikasih denda maksimal Rp 500 ribu. Dengan slip biru, nanti bisa langsung bayar ke . Nanti dikasih bukti pembayaran, setelah buktinya ada, bisa balik ke tempat disita (atau sesuai janji dengan polisi saat ditilang) dan ditukar dengan SIM atau STNK-nya,” paparnya.

Untuk mencegah Anda terkena denda tilang, ada beberapa pelanggaran yang sebaiknya dihindari ketika berkendara di jalan raya. Pelanggaran tersebut antara lain mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan, tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM), mengemudikan kendaraan bermotor di jalan dan tidak memiliki SIM, kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan STNK yang ditetapkan, kendaraan tanpa pelat nomor yang lengkap, tidak mengenakan helm dan sabuk pengaman, dan memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan lalu lintas.

Jika Anda sudah mengetahui apa saja pelanggaran di jalan raya, sebaiknya lebih berhati-hati. Hal itu agar menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk tilang.

Loading...