Jadi Favorit Konsumen, Bunga Mawar Dijual Mulai Harga Rp 20 Ribuan

Membuka bisnis berjualan bunga segar memang gampang-gampang susah. Jika tidak gencar berpromosi, bunga-bunga yang dijual bisa layu dan tak layak untuk dijual lagi.

Salah seorang pemilik bisnis bunga segar bernama Adri Zatmika mengaku selama ini selalu gencar promosi lewat sejumlah media hingga kini memiliki omzet yang mencapai Rp 20 juta sampai Rp 30 juta per bulan. bunga-bunga yang dijual di Bloom Box De Fleur miliknya pun cukup terjangkau.

“Bloom Box De Fleurs menawarkan aster dengan harga Rp 20 ribu per tangkai dan mawar holland Rp 20 ribu sampai dengan Rp 25 ribu per tangkai. Untuk import rose Bloom Box De Fleurs menyediakan equador rose dengan harga Rp 75 ribu per tangkai, baby breath Rp 45 ribu per tangkai dan masih banyak lagi yang lainnya,” kata Adri, Rabu (23/11).

Sedangkan bunga yang telah dirangkai dengan indah tentunya harganya akan berbeda, tergantung dari tangkai dan pilihan bunganya. “Biasanya kalau sudah di bouquet tergantung komposisi bunga apa saja yang mau di pakai. Bouquet harganya Rp 100 ribu dan harga tertingginya tak terhingga,” papar Adri.

Berbeda lagi dengan pemilik bisnis Floweridea di Sleman, . Untuk buket bunga tangan harga yang dibanderol mulai Rp 15.000 hingga Rp 1 juta. Harga bunga dekorasi dan wedding mulai dari Rp 5 juta, sedangkan papan ucapan yang termurah dijual Rp 1 juta.

Dari sejumlah bunga tersebut, paling menyukai bunga dengan range harga Rp 25.000. Dalam sehari produk itu bisa terjual antara 50-100 buket. “Saya ambil bunga segar dari petani di wilayah Ungaran. Selain kualitasnya terbukti baik, membeli langsung dari petani juga bisa memotong rantai distribusi, sehingga keuntungan petani juga semakin besar,” kata Eni, pemilik Floweridea.

Menurut Eni, beberapa bunga seperti aster, mawar, krisan, gerbera, dan matahari menjadi varian yang selalu tersedia di toko lantara -jenis tersebut paling disukai oleh konsumen.

Loading...