Jadi Favorit, Biaya Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR Rp12,5 Jutaan

Ilustrasi : Dokter gigi melakukan pemeriksaan terhadap pasien

SURABAYA – Selain , Gigi juga menjadi salah satu yang banyak diincar oleh mereka yang ingin melanjutkan di Airlangga (UNAIR). Namun, untuk bisa masuk ke program ini, biaya yang dikeluarkan memang tidak sedikit, yaitu bisa mencapai hingga Rp12,5 jutaan per semester jika mendaftar melalui jalur Mandiri.

Layaknya perguruan tinggi negeri lainnya, UNAIR juga menerima melalui beberapa jalur, yakni SNMPTN atau jalur undangan, SBMPTN, dan seleksi Mandiri. Biasanya, untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN, besaran biaya kuliah atau UKT-nya sama. Namun, khusus jalur Mandiri, yang merupakan jalur masuk terakhir, biasanya ditetapkan biaya UKT tertentu dan mahasiswa diharuskan membayar sumbangan pendidikan.

“Ada lima tingkatan UKT dengan besaran bervariasi tiap , mulai tingkat tiga hingga lima,” terang Rektor UNAIR, Prof. Moh. Nasih, seperti dikutip Surya. “Untuk UKT paling tinggi, yaitu Kedokteran yang mencapai Rp21,5 juta per semester, disusul Pendidikan Dokter Gigi dengan besaran mencapai Rp19 juta per semester, dan Kedokteran Hewan dengan besaran Rp13,5 juta per semester.”

Mengutip dari situs resmi UNAIR, khusus program studi Pendidikan Dokter Gigi melalui jalur Mandiri, biaya kuliah per semester ditetapkan Rp12,5 juta, dengan biaya UKA (Uang Kuliah Awal) sebesar Rp60.000.000, untuk mahasiswa Indonesia. Sementara, untuk mahasiswa asing, dikenakan biaya per semester sebesar Rp32 juta dan biaya UKA sebesar Rp250.000.000.

Pendaftaran jalur Mandiri di UNAIR untuk tahun 2018/2019 akan dibuka pada tanggal 4 Juli hingga 11 Juli 2018 mendatang secara online. Bagi peserta yang akan mengikuti penerimaan jalur Mandiri, diharuskan untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2018. Pasalnya, penilaian seleksi didasarkan dari nilai atau skor yang diperoleh dari nilai SBMTPN 2018, tanpa ada tes atau seleksi tambahan.

Loading...