Jadi Bisnis yang Stabil, Jasa Laundry Karpet Pasang Tarif Mulai Rp 8 Ribuan

Jasa Laundry Karpet

Meningkatnya kebutuhan dan kesibukan masyarakat rupanya membuat perkembangan bisnis laundry kini menjadi makin pesat. Tak heran jika hampir di setiap daerah kini sudah dibangun beragam laundry dengan pilihan dan yang bervariasi.

Menurut Ketua Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI), Apik Primadya, banyaknya bisnis laundry saat ini memang membuat para pelaku usaha saling beradu promosi. “Bicara bisnis, kompetisi pasti ada. Apalagi, dengan yang besar, maka pemainnya juga besar. Semakin banyak pemain, kuenya semakin kecil. Makanya yang bisa bertahan di bisnis ini yaitu para pengusaha yang inovatif dan kreatif. Baik dalam strategi pemasaran maupun strategi layanan seperti promosi di internet, ambil antar cucian (jemput bola), atau dengan paket diskon atau promosi. Semua sah-sah-saja dilakukan para pelaku usaha, karena itu bagian dari kreativitas mereka dalam menjual layanan laundry,” jelasnya.

Berawal dari pakaian, kini bisnis laundry segmentasinya pun semakin luas dan melayani -produk lain seperti sofa, karpet, gorden, boneka, dan sebagainya. “Bisnis ini saya yakin sekali masih akan terus tumbuh. Bukan hanya baju saja, tapi merambah ke segmentasi yang lain. Dan sekarang pinggiran kota bahkan desa-desa sudah masuk laundry. Nantinya, jika pertumbuhannya lebih merata, laundry bukan sekedar kebutuhan saja, tapi bisa menjadi gaya hidup,” ungkap Apik.

Jika laundry baju dipatok cukup murah sekitar Rp 2.500 per kilogram, maka untuk karpet bisa sekitar Rp 8.000 hingga Rp 25.000 per meter persegi untuk paket standar. Sedangkan biaya cuci karpet untuk paket ekstra bisa mulai Rp 15 ribuan per m2. laundry karpet tergantung dari tebal atau tipisnya karpet, ukuran, dan juga jenis bahan karpet.

Meskipun tak secepat perkembangan bisnis kuliner, bisnis laundry dianggap sebagai salah satu bisnis yang stabil dan bisa bertahan lama. “Jadi wajar jika serapannya lemah, meskipun cukup stabil,” kata salah satu pemilik bisnis laundry karpet, Okey Wash Bogor, Tegar Mardhika.

Loading...