Isu Perang Dagang Mereda, Rupiah Berbalik Drop di Akhir Pasar

rupiah - www.tribunnews.comrupiah - www.tribunnews.com

Rupiah harus berbalik melemah pada akhir perdagangan Selasa (27/3) ini, karena indeks dolar AS berhasil rebound setelah kekhawatiran terjadinya perang dagang AS-China sedikit mereda. Berdasarkan Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda menyelesaikan transaksi dengan pelemahan sebesar 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.742 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah berakhir menguat 44 poin atau 0,32% di posisi Rp13.738 per dolar AS pada tutup dagang Senin (26/3) kemarin. positif mata uang NKRI berlanjut pagi tadi dengan dibuka 22 poin atau 0,16% ke level Rp13.716 per dolar AS. Sayangnya, spot gagal mempertahankan posisi di zona hijau sehingga terpeleset ke area merah.

Dari , indeks dolar AS mampu bergerak lebih tinggi pada hari Selasa, seiring dengan berkurangnya kekhawatiran mengenai perang dagang yang melibatkan Negeri Paman Sam dan Negeri Tirai Bambu. Mata uang greenback terpantau menguat 0,027 poin atau 0,03% ke level 89,054 pada pukul 11.09 WIB, setelah kemarin ditutup melemah 0,409 poin atau 0,46% di posisi 89,027.

Seperti diberitakan Reuters, pada akhir pekan lalu, pasar global terguncang setelah Presiden AS, Donald Trump, memutuskan untuk memberlakukan tarif pada barang-barang asal China, yang diklaim mendekatkan kedua negara terbesar di dunia tersebut pada perang dagang. Namun, Perdana Menteri China, Li Keqiang, mengatakan bahwa negaranya dan AS harus menjaga upaya negosiasi, yang sekaligus meredakan kekhawatiran seputar tensi perdagangan kedua negara.

Menyusul meredanya kekhawatiran perang dagang antara AS dengan China, minat terhadap aset berisiko pun kembali meningkat. Wall Street membukukan kinerja harian terbaiknya dalam dua setengah tahun, sedangkan Dow Jones Industrial Average mencatatkan kenaikan poin terbesar ketiganya. “Ada kesan bahwa situasinya mungkin tidak meningkat menjadi perang dagang,” tutur analis pasar global senior di Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Satoshi Okagawa.

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia mematok kurs tengah berada di posisi Rp13.708 per dolar AS, melonjak 68 poin atau 0,49% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.776 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia perkasa versus greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,94% menghampiri won Korea Selatan.

Loading...