Insiden Ethiopian Airlines, Eropa Larang Operasi Boeing 737 MAX 8

Ethiopian Airlines - fotosfotos.euEthiopian Airlines - fotosfotos.eu

BERLIN – The European Aviation Safety Agency (EASA) telah melarang Boeing 737 MAX 8 terbang di udara Benua Biru menyusul tragedi Ethiopian Airlines pada hari Minggu (10/3) kemarin. Setelah Jerman, Prancis, dan Inggris mengumumkan larangan nasional, pelarangan pengoperasian pesawat tersebut diperluas ke semua -negara Uni .

Dilansir dari Deutsche Welle, Jerman sebelumnya telah melarang penerbangan oleh Boeing 737 MAX 8 di wilayah udara mereka, menjadi salah satu dari beberapa negara yang melakukannya setelah Ethiopian Airlines. Menurut Menteri Jerman, Andreas Scheuer, keselamatan adalah hal yang utama dan hingga keraguan diselesaikan, pihaknya melarang semua pesawat Boeing 737 MAX 8 terbang di langit Jerman.

Sementara itu, badan penerbangan Prancis telah melarang penerbangan pesawat yang sama di wilayah udara mereka sejak Selasa (12/3) kemarin, bersama dengan Otoritas Penerbangan Sipil Inggris. Tui, yang berbasis di Hanover, yang telah mengoperasikan 15 pesawat seperti itu di wilayah udara Inggris dan Benelux, juga mengikuti langkah yang dikeluarkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Inggris.

Tui mengatakan, para penumpangnya yang memesan tiket pada hari Selasa dengan pesawat seperti itu diberitahu tentang pengaturan ulang perjalanan. Sebenarnya, pada Kamis (7/3) lalu, Tui mengumumkan rencana untuk memperkenalkan enam pesawat MAX yang diklaim hemat bahan bakar, yang beroperasi dari wilayah udara Jerman mulai 13 April mendatang, dari Hanover ke Las Palmas di Kepulauan Canary.

Larangan yang dikeluarkan oleh Inggris dan Jerman juga mungkin akan merembet ke negara-negara lain, yang diawali oleh China dan . Sementara itu, Boeing menegaskan pihaknya ‘memiliki kepercayaan penuh pada keselamatan MAX’, sembari menambahkan bahwa Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) tidak mengamanatkan ‘tindakan lebih lanjut untuk saat ini’.

Pada hari Senin (11/3) kemarin, setelah insiden Ethiopian Airlines, FAA mengeluarkan ‘pemberitahuan kelaikan udara lanjutan’ untuk Boeing 737 MAX 8 dan merinci serangkaian perubahan yang diamanatkan oleh Boeing setelah kecelakaan tahun lalu di Indonesia. Boeing mengatakan telah bekerja untuk meningkatkan perangkat lunak kontrol penerbangan yang akan digunakan di seluruh armada 737 MAX 8 dalam beberapa minggu mendatang.

Loading...