Ingin Tingkatkan Performa Karisma? Coba Ganti Gigi Rasio Racing dengan Harga Mulai Rp 349 Ribuan

Honda Kharisma 125 tahun 2003 - kaskus.co.id

beberapa tahun belakangan mulai terpinggirkan sejak kehadiran sepeda motor bertransmisi otomatis alias matic. Konsumen yang sudah menggunakan motor matik biasanya enggan kembali menggunakan moped. Padahal motor seperti Karisma bagi beberapa kalangan bisa dimodifikasi sedemikian rupa menjadi sepeda motor yang memiliki spesifikasi racing atau bisa digunakan untuk balapan drag. Wah, terdengar menarik bukan?

Untuk meningkatkan performa motor tanpa bore-up bisa dilakukan dengan mengganti beberapa part. Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan pun tak terlalu . Menurut Farid dari Bengkel Em-Push Racing di daerah Tangerang Selatan, untuk meningkatkan tenaga motor bebek supaya lebih mantap untuk digunakan harian bisa dari segi mesin.

“Kita tetap main di silinder head, ganti per klep, dan noken . Tujuannya, agar buka tutup klep lebih sempurna, jadi tarikan bawahnya bisa lebih enak,” ujar Farid, seperti dilansir Liputan 6. Tak hanya mesin, Farid mengatakan jika bagian kopling juga perlu diperhatikan dengan penggantian per kopling dan kampas kopling supaya tarikan motor lebih enak.

“Kalau mau lebih enak lagi, ganti CDI racing untuk motor karbu, atau ECU racing untuk motor injeksi,” katanya. Ia menambahkan, penggantian ratio gear atau biasa disebut final gear dan rasio (depan dan belakang) juga bisa sangat mempengaruhi akselerasi motor. “Biar kinerja mesin lebih ringan, bisa menaikkan mata gir belakang dua atau tiga mata dari gir standar atau bawaan pabrik,” ungkap Farid.

gigi rasio racing Karisma di pasaran variatif, untuk merk Racing Bee harganya berkisar Rp 349 ribuan sampai Rp 658 ribuan saja, kemudian ada Faito yang harganya Rp 650 ribuan, hingga gigi rasio yang diklaim buatan Thailand dengan Rp 1,45 jutaan. Gigi rasio racing Karisma biasanya bisa digunakan hingga gigi ke-3 atau gigi ke-4.

Nah, cara menghitung rasio final gear adalah dengan membagi jumlah mata gear belakang dengan jumlah mata gear depan. Contoh, pada Honda Supra X-125 mempunyai gear depan 14 mata dan belakang 35 mata, bila dibagi hasil rasio finalnya 2,5. Apabila ingin meningkatkan top speed-nya, maka hasil rasio final harus lebih kecil. Caranya bisa dengan meningkatkan gear depan atau mengurangi gear belakang, misalnya dengan mengganti gear depan dari 14 menjadi 15. Apabila dihitung, maka hasilnya 35/15 = 2,3.

Loading...