Ingin Melahirkan dengan BPJS Kesehatan? Ini Biaya yang Ditanggung BPJS Kelas 1

Melahirkan dengan BPJS Kesehatan - blog.duitpintar.com

Diberlakukannya program sejak tahun 2014 lalu kini ternyata sudah mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh Indonesia. Selain perawatan , BPJS Kesehatan juga menanggung persalinan para ibu yang hendak melahirkan.

Salah satu warga asal Cimahi bernama Cucu Ningrum mengaku senang dengan adanya dari BPJS Kesehatan. “Sebulan yang lalu saya melahirkan, alhamdulillah biaya bisa dibantu, ditanggung dengan kartu BPJS Kesehatan yang saya buat sebelumnya bersama suami,” ujar Cucu.

Cucu menjelaskan bahwa selama persalinannya ditangani oleh bidan yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, ia merasa sangat terbantu. “Iya, bidan saat itu juga ramah selama persalinan tiga hari hingga diperbolehkan pulang,” tuturnya.

Bagi para peserta BPJS Kesehatan yang ingin melahirkan secara normal dapat menuju ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) 1 yang telah memiliki fasilitas bersalin. Sementara itu untuk pasien yang mengalami permasalahan proses persalinan dan ingin melakukan operasi caesar dapat dirujuk ke rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan BPJS.

Kehamilan berisiko dan persalinan normal yang dirujuk oleh Faskes 1 akan sepenuhnya ditanggung oleh BPJS. Besaran biaya yang ditanggung BPJS sesuai dengan tarif paket Indonesian-Case Based Groups (INA CBG’S) yang telah diatur pemerintah.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 52 Tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan JKN, besaran biaya persalinan pervaginam normal yang ditanggung BPJS adalah sebesar Rp 700 ribu bila dilakukan oleh bidan, atau Rp 800 ribu bila dilakukan oleh .

Sedangkan biaya persalinan dengan metode operasi pembedahan caesar bagi peserta BPJS Kelas 1 yang dijamin di rumah sakit milik pemerintah adalah sebesar Rp 7.355.500 (ringan), Rp 9.467.600 (sedang), dan Rp 14.924.100 (berat).

Selain itu sang ibu hamil juga dapat mendaftarkan bayi sejak dalam kandungan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan kelainan lahir. Berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan No. 1 Tahun 2015, calon bayi peserta dapat didaftarkan sejak terdeteksi adanya denyut jantung bayi dalam kandungan yang dibuktikan lewat surat keterangan dokter.

Loading...