Ingin Capai Target, OJK Minta Perbankan Gencar Sosialisasi Tax Amnesty

Jakarta saat ini telah memasuki periode pengumpulan yang kedua. Walaupun periode pertama pengampunan tergolong sukses, berbagai pihak masih aktif melakukan sosialisasi tax amnesty di periode kedua dan ketiga. Oleh sebab itu Otoritas Jasa () meminta perbankan untuk turut melakukan sosialisasi terkait tax amnesty.

“Saya mohon bantuan untuk terus melakukan sosialisasi dengan nasabah-nasabah seperti yang kita lakukan di tahap pertama. Jadi, jangan berhenti sosialisasi dan penjelasan karena kita masih punya dua tahap lagi, sehingga menghasilkan hasil yang besar,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, Selasa (8/11).

Lebih lanjut Muliaman menuturkan bahwa semakin besar perolehan tax amnesty, maka kontribusi yang diberikan terhadap pun makin besar. Di samping itu, pihak OJK juga ikut memantau realisasi tax amnesty, terutama untuk dana repatriasi. Pasalnya, dana repatriasi yang didapat dari tax amnesty tidak boleh keluar dari dalam jangka waktu 3 tahun.

“Banyak hal dikerjakan bersama ke depan, repatriasi lumayan besar dan tentu saja Saya dan kawan-kawan OJK ingin memantau realisasi repatriasi agar sehingga akhir tahun, kita ingin terus pantau stay 3 tahun dan seterusnya-seterusnya,” kata Muliaman.

Muliaman berharap dana yang diperoleh tersebut masuk ke gateway tax amnesty. “Termasuk fleksibilitas yang dimungkinkan sesuai peraturan dana masuk gateway, terus ke mana ditanam, ujungnya, tentu perlu dukungan bapak ibu sekalian. Komunikasi belum selesai masih terus kita dilanjutkan,” tuturnya.

Muliaman kembali menekankan supaya pihak perbankan turut aktif sosialisasi tax amnesty hingga ini berakhir pada Maret 2017 depan agar perolehan tax amnesty bisa sesuai target yang telah ditetapkan.

Loading...