Indeks Kepercayaan Konsumen AS Naik, Rupiah Berbalik Melemah

Rupiah - berkahtuhan.comRupiah - berkahtuhan.com

gagal mempertahankan posisi di area hijau setelah indeks dolar mampu bergerak lebih tinggi, disokong kenaikan indeks kepercayaan dan rumah baru di Negeri Paman Sam. Menurut Index pukul 15.59 WIB, mata uang NKRI menyelesaikan Rabu (25/4) dengan pelemahan sebesar 32 poin atau 0,23% ke level Rp13.921 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah ditutup menguat 86 poin atau 0,62% di posisi Rp13.889 per dolar AS pada akhir dagang Selasa (24/4) kemarin. Pagi tadi, mata uang Garuda melanjutkan positif dengan dibuka naik 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.881 per dolar AS. Sayangnya, setelah itu, spot kembali terperosok ke zona merah hingga tutup transaksi

Sementara itu, siang tadi mematok kurs tengah berada di level Rp13.888 per dolar AS, mengalami apresiasi 12 poin atau 0,09% dari perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.900 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia loyo versus greenback, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,41% menghampiri rupee India.

Dari pasar global, indeks dolar AS terpantau menguat pada hari Rabu, ditopang kenaikan imbal hasil AS yang mencapai di atas 3% serta kepercayaan konsumen dan penjualan rumah baru yang mengalami rebound. Mata uang Paman Sam menguat 0,134 poin atau 0,15% menuju posisi 90,9 pada pukul 11.44 WIB, setelah sebelumnya berakhir melemah 0,18 poin atau 0,2% di level 90,766.

Seperti dilaporkan Reuters, kepercayaan konsumen AS mengalami rebound pada bulan April dan penjualan rumah baru meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret. The Conference Board mengatakan bahwa indeks kepercayaan konsumen meningkat menjadi 128,7 pada April, sedangkan penjualan rumah baru menurut The Commerce Department mengalami kenaikan sebesar 4% di bulan ketiga.

“Orang AS tampaknya berpikir bahwa ekonomi sedang menuju ke arah yang benar, dan itu bukan hanya sekadar pembicaraan, karena kepercayaan mereka yang lebih besar mendorong mereka untuk membeli lebih banyak rumah baru,” ujar kepala ekonomi di MUFG di New York, Chris Rupkey. “Ketika Anda terlihat percaya diri, itu seperti air pasang yang akan mengangkat semua perahu.”

Loading...