Imbas Aksi Profit Taking, Harga Ethereum Mendadak Anjlok di Bawah Level $ 200

ethereum-2

pesaing , Ethereum telah mengalami kenaikan cukup signifikan hingga mencapai 2.700 persen tahun 2017 ini. Pada 1 Januari Eth diperdagangkan di bawah 8 dan telah mencapai rekor tertinggi pada level 227,26 pada hari Rabu (24/5) lalu yang sekaligus menandai kenaikan sebesar 2.747,9 persen. Namun pada Jumat dini hari, harga cryptocurrency ini diperdagangkan sekitar 191,78 (Rp 2,5 jutaan) dan bergerak pada kisaran yang ketat.

Menurut analis di platform Forex Analytix, Nicola Duke, jika Ethereum diperdagangkan di bawah USD 170, maka hal ini bisa menandakan bahwa harga Eth turun menjadi USD 140. Ini sekaligus menandai penurunan harga sebanyak 38,4 persen dari harga tertinggi pada Rabu di USD 227 dan turun 27 persen dari harga perdagangan Jumat pagi.

Kondisi Ethereum yang jatuh dari level tertinggi hari Rabu lalu kemungkinan menunjukkan bahwa para kemungkinan saat ini sedang melakukan aksi . “Fakta bahwa Ethereum mengalami goncangan kemarin kemungkinan menunjukkan bahwa terjadi hingga memasuki akhir pekan,” jelas Duke. Namun setelah jatuh ke level USD 140, Ethereum diprediksi dapat melanjutkan rally ke kisaran USD 100 – USD 240 pada Selasa depan.

Para kini mulai tertarik pada mata uang digital selain bitcoin mengingat Ethereum telah mengalami rally yang cukup besar tahun ini. Ethereum juga dipandang sebagai cryptocurrency yang baik dan telah didukung oleh sejumlah institusi keuangan dan besar.

Bahkan sebuah kelompok yang dinamakan Enterprise Ethereum Alliance (EEA) belum lama ini didirikan untuk menghubungkan sejumlah perusahaan besar ke beberapa vendor teknologi untuk mengerjakan proyek yang menggunakan blockchain. Perusahaan yang terlibat dalam peluncuran tersebut antara lain JPMorgan, Microsoft, dan Intel. Pada Selasa (23/5) lalu EEA mengumumkan ada sekitar 86 perusahaan lain yang ikut tergabung dalam aliansi tersebut dan semakin meningkatkan legitimasi Ethereum.

Loading...