IHSG dan Rupiah Kembali Ditutup Menguat di Akhir Pekan

JAKARTA– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan Jumat (10/7/2015) ditutup . Penguatanan ini terjadi hampir di seluruh kawasan Pasifik semua kompak menghijau.

Perdagangan akhir pekan di pasar relatif ramai, setelah sebelumnya nilai transaksi perdangangan relatif tipis. Pukul 16.00 WIB, IHSG ditutup mengalami kenaikan sebesar 20,75 poin atau 0,43 persen di posisi 4.859,03. Volume perdagangan mencapai 5,51 miliar lot saham senilai Rp 5,6 triliun. Sebanyak 167 saham diperdagangkan menguat, 107 saham melemah dan 89 saham stagnan.

Saham-saham yang menyebabkan penguatan indeks ini adalah BBCA (Rp 13.300), ASII (Rp 6.675), BMRI (Rp 10.000), BBRI (Rp 10.475), TLKM (Rp 2.875), dan BBNI (Rp 5.450). Diantaranya yang paling banyak ditransaksikan adalah TLKM (Rp 2.875), SRIL (Rp 411), BOLT (Rp 965), BWPT (Rp 407) dan PWON (Rp 420).

Mata uang juga mengalami penguatan ketimbang sebelumnya, senada dengan indeks harga saham gabungan (IHSG).IHSG-2

Apresiasi nilai mata uang rupiah menguat tipis pada level Rp13.300 tiap USD pada bursa hari ini. Menurut data Bloomberg, rupiah berada di level Rp13.314 per USD.

Rupiah mengalami meningkat sebanyak 20 poin atau 0,15 persen daripada perdagangan kemarin. Berdasarkan data Yahoo finance, rupiah berada di level Rp13.297 per USD atau mengalami penguatan daripada hari sebelumnya di Rp13.325 per US .

Menurut data Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp13.304 per US Dollar atau menguat dibandingkan sehari sebelumnya yang berada pada level Rp13.374 per USD. Ini tentunya menjadi angin segar bagi perekonomian dalam negeri.

Loading...