IHSG Anjlok, Rupiah Malah Menguat

kipas-dollarrupiah menguat sebanyak 26 poin pada Tingkat Antar-Bank di sesi pertama pada hari ini (17/11). berada pada level Rp 12.174/USD setelah sebelumnya berada pada level Rp 12.200/USD pada sesi penutupan Jumat pekan lalu (14/11).

“Nilai tukar rupiah menguat di pagi hari dikarenakan para pelaku mengharapkan pemerintah untuk segera¬†menaikkan ,” kata analis Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, dari kutipan kantor berita Antara. Reza mengatakan bahwa langkah Bank Sentral untuk mempertahankan suku bunga acuan sebesar 7,5% memberikan sentimen positif untuk . Reza juga menambahkan bahwa bagaimanapun apresiasi rupiah masih terbatas karena adanya perpecahan kubu di mengenai rencana kenaikan harga .

Sementara itu, Indeks Harga Gabungan () melemah 0,24% menjadi 5,037.3 pada hari Senin pukul 09.00 WIB dan perusahaan blue-chip yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun sebesar 0,35% menjadi 862,45.

6 dari 10 sektor saham yang diperdagangkan di BEI gagal melakukan perbaikan dalam perdagangan pagi (14/11), dimulai dengan aneka industri yang mencatat penurunan saham terbesar, yaitu sebesar 0,9%, kemudian diikuti oleh infrastruktur dan perdagangan yang sahamnya masing-masing melemah sebesar 0,47% dan 0,3%. Saham dalam indeks LQ45 yang terlihat mengalami kerugian terbesar ialah PT Ekspres Transindo (TAXI), PT United Tractor (UNTR) dan PT Media Nusantara Citra (MNC).

Loading...