IHSG Anjlok Paling Parah se-Asia Pasifik

IHSG kacauKeadaan Rupiah pada penutupan sesi kian melemah. Mengutip dari data Indeks , Rupiah dikatakan merosot 56,9 basis poin (setara 0,42%) hingga akhirnya ke posisi Rp 13.607 per Serikat. Sedikit lebih baik, referensi dari JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) menempatkan Rupiah di level penutupan Rp 13.541 per AS.

Seiring dengan melemahnya Rupiah, Indeks Saham Gabungan (IHSG) turut tumbang. IHSG tercatat mengalami penurunan paling tajam disbanding bursa lain di kawasan pasifik. Tercatat pada pukul 16.00 WIB, indeks ditutup melemah 125,35 poin (setara 2,66%) ke posisi 4.622,59. Dari kesemua saham yang diperdagangkan, hanya ada 58 saham yang menguat. Sisanya, 241 saham melemah dan 86 saham masih stagnan.

Hampir keseluruhan bursa di kawasan asia pasifik anjlok pada perdagangan sore ini. Hal ini ditengarai menjadi akibat dari langkah Cina yang menurunkan nilai mata uangnya, Yuan. Langkah ini dikhawatirkan akan sangat mempengaruhi performa dari negara-negara selain Cina. Brberapa bursa asia pasifik yang turut anjlok diantaranya adalah bursa Tokyo (melemah 0,42%) di level 20.720,75, bursa Hong Kong (melemah 0,09%) di level 24.498,21, bursa Shanghai (melemah 0,01%) di posisi 3.927,91, dan bursa Seoul (turun 0,82%) di level 1.986,65.

Loading...