Idul Adha Masih Bulan Depan, Harga Kambing Kurban Sudah Naik

– Mendekati 1437 Hijriah, hewan kurban diprediksi akan 50 sampai 60 persen. Beberapa pedagang hewan kurban di Kota Tangerang mengaku mengambil hewan kurban dari daerah Sukabumi dan , .

Seorang penjual kambing kurban bernama Rosid yang berjualan di Galeong, Margasari, Karawaci,Tangerang mengungkapkan jika ia telah memesan 500 ekor kambing.

“Saya sudah memesan hewan kambing dari Sukabumi dan Garut, Jawa Barat sebanyak 500 ekor ukuran besar dan sedang. Ya untuk persiapan di bulan September mendatang. Kalau ukuran besar bisa mencapai Rp 5 juta dan Rp 3,5 juta untuk ukuran yang sedang,” kata Rosid.

Karena tempatnya berjualan sudah ramai dengan pembeli, pada bulan Agustus ini saja Rosid telah berhasil menjual 100 hingga 150 ekor hewan kurban.

Tak hanya di Tangerang, harga hewan kurban di Kabupaten pun telah merangkak naik. Peternak sekaligus pedagang kambing asal Sumowono bernama Rujimin mengungkapkan jika harga sapi dan kambing di Pasar Hewan Ambarawa juga sudah mulai naik.

Menurut Rujimin, kenaikan berada pada kisaran Rp 1 juta – Rp 2 juta per ekor. Sedangkan harga kambing naik sekitar Rp 300.000 – Rp 500.000. Ukuran hewan kurban juga turut mempengaruhi kenaikan harga jual nya.

“Harga kambing yang awalnya Rp 800.000, saat ini sudah sekitar Rp 1 juta. Ya karena permintaan juga sudah mulai naik. Pembeli rata-rata memesan jauh hari, dititipkan ke peternak nya dulu nanti diambil H-1 atau H-2 Idul Adha,” tuturnya.

Pedagang sapi asal Ampel, Kabupaten Boyolali, Muh Kumaedi juga menyampaikan hal senada. “Yang jelas, kenaikannya tidak terlalu beda dengan kenaikan yang terjadi di jelang Idul Adha tahun lalu.”

Kumaedi menjelaskan jika sapi ukuran sedang yang tadinya dijual Rp 13 juta, saat masuk bulan Agustus naik jadi Rp 14 juta sampai Rp 16 juta. “Kenaikan harga ini mengikuti perkembangan permintaan di pasar.”

Satu bulan menjelang Idul Adha, harga kambing muda yang tadinya Rp 500.000 per ekor, saat ini naik menjadi Rp 800.000 per ekor.

Loading...