Hindari Percaloan, Angkasa Pura II Buka Kargo Khusus Jenazah di Bandara Soekarno-Hatta

Mulai April 2016, PT II membuka satu atap untuk pengiriman atau penerimaan jenazah melalui udara di Soekarno-Hatta, Cengkareng. Layanan satu atap ini selain bertujuan untuk menghilangkan terjadinya percaloan kargo jenazah, juga memberikan layanan yang layak, pantas, dan manusiawi kepada jenazah maupun kerabat.

“Layanan ini bertujuan untuk memperbaiki dan menata praktik serta tata cara penanganan pengiriman dan penerimaan jenazah,” papar Head of Corporate Secretary & Legal PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi. “Ini agar pelayanan kargo jenazah lebih baik daripada sebelumnya yang terkesan amburadul dan mengarah pada praktik percaloan.”

Ada beberapa fasilitas khusus yang diberikan dalam layanan human remain service itu. Di antaranya, ambulans/ jenazah, lounge/ruang tunggu yang nyaman bagi pengantar dan penjemput, coffin room/ruang persemayaman sementara, pengurusan dokumen terpadu, repacking, serta peti jenazah bila diperlukan.

Dengan ketersediaan layanan tersebut, pembatasan orang dan kendaraan yang tidak memiliki izin masuk atau pass bandara pun bisa dilakukan. “Namun, layanan-layanan tersebut tidak bersifat mandatory alias hanya opsional bila dikehendaki pihak . Karena itu, akan ada biaya tambahan untuk layanan tersebut,” lanjutnya.

Pihak Angkasa Pura II juga akan memberikan free service khusus bagi jenazah TKI ( ), keluarga tidak mampu, serta jenazah penumpang pesawat. “Intinya, memudahkan pengiriman jenazah dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dengan standar penanganan yang tinggi,” tutupnya.

Loading...