Harus Digunakan Secara Aman, Harga Cok Roll di Pasaran Cukup Beragam

Harga, cok, roll, kabel, stop kontak, listrik, aliran, saluran, di, pasar, pasaran, merek, ukuran, panjang, 10, 25, meter, Krisbow, cable, reel, Uticon, sambung, informasi, potensi, kebakaran, korsleting, perangkat, komponen, bahaya, arus, KHa, cabang, instalasi, terminal, ampere, gangguan, MCBVarian ekstensi kabel cok roll

Kian banyak peralatan elektronik yang kita miliki menjadikan kebutuhan akan stop kontak kian bertambah, namun kebutuhan tersebut tak berimbang dengan jumlah stop kontak yang ada. Sedangkan untuk memasang jalur baru permanen sudah tak memungkinkan lagi.

Maka dari itu banyak orang yang mencari alternatif lain yang lebih praktis tanpa mesti memasang ataupun menyambung , yaitu dengan cara memakai terminal roll . Dengan terminal roll , kita hanya menghubungkan stekernya saja ke yang ada di rumah, kemudian roll tersebut tinggal ditarik sesuai dengan kebutuhan dan bisa langsung dipergunakan.

Frankco Nasarino Nainggolan, Product Marketing Partner Retail Business Schneider Electric Indonesia mengamini bahwa hal seperti itu kerap terjadi. Namun, Rino, biasa ia disapa, mewanti-wanti bahayanya. “Stop kontak yang dipasangi banyak terminal berpotensi lebih mudah mengalami kebakaran dan menimbulkan korsleting,” ujarnya dilansir Kompas.com.

Alasannya, sebut Rino, siapapun tidak bisa menjamin penambahan terminal T pada titik kontak secara berulang yang dilakukan selalu tepat (pas). “Bila tidak pas menyambungnya bisa timbul percikan listrik,” tambahnya. Untuk itu, saat terpaksa menyambungkan cabang terminal pada stop kontak, seseorang perlu memastikan letaknya sudah tepat.

Selain itu yang tak kalah penting, cabang sambungan dipakai bukanlah barang KW atau tiruan. Beberapa pada perangkat listrik palsu biasanya sudah dikurangi untuk mengakali jual menjadi lebih murah. Padahal, mengurangi perangkat bisa menimbulkan bahaya.

Kekuatan hantar arus pada dasarnya, tak ada hitungan jumlah ideal cabang yang disambungkan pada satu stop kontak. Rino mengatakan, hal itu berhubungan dengan kemampuan hantar arus (KHA) dari kabel yang dipakai. Ada tiga jenis kabel tergantung penggunaannya yang biasa dipakai di rumah, yakni NYA, NYY, dan NYM.

Bila memakai kabel NYA—yang memiliki ukuran 1,5 milimeter persegi dan punya kemampuan hantar arus 11 ampere—misalnya, bisa menahan hingga 2.420 watt. “Menghitungnya, 11 ampere dikalikan tegangan 220 volt. Berarti 2.420 watt kan,” imbuhnya.

Dengan jumlah itu, kata Rino, jumlah watt terpakai di rumah tidak boleh melebihi angka tersebut. “Jadi walaupun asumsinya hanya ada satu stop kontak, berapapun cabang atau alat listrik yang dicolokkan tidak boleh melebihi batas tersebut,” katanya kembali.

Cara amannya, kata Rino yaitu dengan pemasangan MCB atau Mini Circuit Breaker. Sebagai salah satu perangkat listrik, MCB berfungsi sebagai pengaman terhadap gangguan hubungan singkat dan beban listrik lebih di rumah. Jadi, ketika pemilik rumah menghubungkan beban berlebih pada instalasi listrik, maka MCB akan secara otomatis memutuskan arus listrik.

Sebagai informasi, cok roll atau kabel roll sendiri sudah banyak ditemukan di . Harganya beragam, tergantung merek dan panjang kabel roll. Konsumen bisa menemukan kabel roll dengan harga yang paling murah, yakni puluhan ribu , bahkan hingga jutaan . Cable Reel Uticon (cok sambung roll) 10 meter biasa Rp130 ribuan. Sementara itu kabel roll Krisbow panjang 25 meter ditawarkan dengan harga cukup mahal yakni berkisar antara Rp550 ribu hingga Rp600 ribuan.

Loading...