Selasa Pagi, Rupiah Terus Menguat Saat Hari Pahlawan

rupiah - banjarmasin.tribunnews.comrupiah - banjarmasin.tribunnews.com

JAKARTA – Tren penguatan rupiah berlanjut pada Selasa (10/11) pagi bertepatan dengan momen Hari Pahlawan. Menurut paparan Index pukul 09.29 WIB, Garuda terpantau menguat 55 poin atau 0,39% ke level Rp14.010 per AS. Sebelumnya, spot sudah berakhir naik tajam 145 poin atau 1,03% di posisi Rp14.065 per AS pada Senin (9/11) kemarin.

“Penguatan rupiah yang berlanjut disebabkan oleh yang menyambut terpilihnya Joe Biden sebagai presiden AS,” kata Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir dari . “Pergantian kepemimpinan dari Donald Trump ke Biden diyakini akan membawa suasana Gedung Putih yang lebih tenang. Hal tersebut dapat meningkatkan perdagangan dunia dan mempermudah kebijakan moneter yang akan dirancang.”

Sejumlah sentimen yang akan membayangi pergerakan pasar antara lain perkembangan mengenai Covid-19 dan kebijakan pembatasan atau lockdown yang terjadi di sejumlah negara di Eropa dan Amerika Serikat. Meski demikian, Ibrahim tetap optimistis bahwa rupiah masih bisa menguat, ditopang sentimen dari dalam negeri. “Karena, data dalam negeri masih cukup bagus,” sambung Ibrahim.

Hampir senada, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, kemenangan Biden terlihat disambut positif oleh aset-aset berisiko di Asia. Pasar berekspektasi bahwa kebijakan Biden akan lebih ramah terhadap negara-negara lainnya dibandingkan pendahulunya (Donald Trump) dan ini bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di negara pasar berkembang (emerging markets).

Seperti diketahui, hasil perhitungan pemilihan presiden Amerika Serikat, Biden unggul atas Trump dengan perolehan suara Electoral College 273 dibanding 214 dalam pemungutan suara Electoral College negara bagian demi negara bagian yang menentukan pemenang. Ini setelah dia memenangkan 20 suara elektoral Pennsylvania untuk menempatkannya di atas 270, angka yang dibutuhkan untuk mengamankan kursi kepresidenan.

Pada perdagangan hari ini, Ariston memprediksi mata uang domestik akan bergerak menguat dalam kisaran Rp14.150 hingga Rp14.300 per dolar AS. Sementara itu, menurut Ibrahim, penguatan rupiah pada transaksi kali ini diperkirakan bisa sebesar 30 poin sampai dengan 150 poin ke level Rp13.990 hingga Rp14.150 per dolar AS.

Loading...