Mengandung Triamcinolone Acetonide, Berapa Harga Trilac Injeksi?

Injeksi Nyeri Sendi - medium.comInjeksi Nyeri Sendi - medium.com

untuk sendi atau osteoarthritis ada beragam, salah satunya dengan injeksi atau suntikan obat-obat tertentu seperti Trilac. Trilac sendiri adalah obat Novell Pharma yang di dalamnya memiliki kandungan zat aktif triamcinolone acetonide. Trilac Injection 10 mg/ml sekitar Rp90 ribu dan termasuk obat keras yang hanya bisa dibeli dengan .

Obat Trilac kerap digunakan untuk membantu mengobati berbagai kondisi seperti asam urat, kelainan darah, beberapa kelainan kulit, reaksi yang parah dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Selain dalam wujud sediaan injeksi, Trilac juga tersedia dalam wujud tablet 4 mg dengan harga Rp4.871 per tablet di Apotek K24. Obat ini juga disebut-sebut dapat mengurangi reaksi inflamasi seperti gatal-gatal, kemerahan, dan sebagainya.

Sementara itu, menurut dr. Ghuna Arioharjo Utoyo, SpOT, pengobatan nyeri sendi dengan suntikan pada dasarnya dilakukan sebelum operasi pergantian sendi. Hal tersebut dilakukan guna merangsang pertumbuhan sel tulang rawan. Akan tetapi, dr. Ghuna menuturkan jika pengobatan tersebut masih kontroversi, karena penanganan dengan suntikan dinilai tak merangsang pertumbuhan tulang rawan sebanyak yang dikehendaki.

“Kontra biasanya karena menganggap tulang rawannya nggak tumbuh sebanyak yang dia ingin. Jadi terkesan percuma dan juga dengan suntikan ini (biayanya) nggak murah,” papar dr. Ghuna, seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut dr. Ghuna mengungkapkan, penanganan nyeri sendiri sebenarnya tergantung dari penyebabnya. Ia mencontohkan, untuk nyeri sendi yang terjadi karena kerusakan pada ligamen, maka yang tepat pun akan difokuskan pada ligamen. “Kalau nyeri sendi itu ada gradenya, dari awal sampai akhir. Kalau grade masih satu atau dua itu ringan bisa pakai obat, terapi dan suntik. Tapi kalau sudah parah banget ya operasi,” jelas dr. Ghuna.

Sedangkan untuk waktu pengobatan, katanya membutuhkan observasi selama 6 bulan asalnya perawatan seperti fisioterapi dilakukan secara rutin. Tetapi jika keluhan setelah 6 bulan rutin fisioterapi ternyata tidak berkurang, biasanya akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Pemeriksaan dengan magnetic resonance imaging (MRI) atau laparoskopi untuk mengetahui apa yang terjadi,” ungkapnya.

Loading...