Kantongi Sertifikat Halal, Harga Tissue Hand Towel See U Dibanderol Terjangkau

Harga Tissue - www.bagsdirectusa.comHarga Tissue - www.bagsdirectusa.com

Tisu saat ini termasuk pokok yang biasanya dibutuhkan untuk keperluan maupun usaha. dan tissue pun ada bermacam-macam, namun umumnya dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Salah satu brand tissue lokal, See-U memiliki tissue hand towel yang kerap digunakan di , cafe, hotel, atau bahkan untuk pengguna rumah tangga.

See-U sendiri selama ini dikenal sebagai brand tissu yang diproduksi oleh PT Suparma Tbk Surabaya dan dijual dengan harga cukup murah dibanding merk terkenal lainnya. Adapun harga tissue hand towel See-U per pack kisaran Rp6 ribuan hingga Rp10 ribuan. Sementara itu, harga tissue hand towel econo See U per 1 dus mencapai Rp248 ribu.

Tak hanya mengunggulkan harga yang ekonomis, PT Suparma Tbk sebagai produsen kertas dan tisu pun menawarkan tisu See-U dan Plenty yang sudah bersertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Direktur PT Suparma Tbk, Hendro Luhur, keberhasilan perusahaannya mendapat sertifikat halal ini menjadi nilai lebih untuk meningkatkan penetrasi pasar. Pasalnya, tisu dinilai sebagai pendukung utama kebutuhan manusia yang semakin banyak diperlukan.

“Kepedulian masyarakat akan produk halal sangat tinggi dan kita menjawabnya dengan halal dari MUI. Kita makin percaya diri menghadapi persaingan di masa mendatang di pasar dalam dan luar negeri,” kata Hendro, seperti dilansir Duta.

Menurut data akhir Oktober 2018 lalu, bersih yang berhasil diraih PT Suparma Tbk mencapai Rp1,9 triliun atau setara 81,4% dari target bersih tahun 2018 sebesar Rp2,334 triliun. “Pencapaian bersih tersebut masih sesuai dengan target yang ditetapkan perusahaan. Pertumbuhan bersih ini disebabkan oleh kenaikan baik kuantitas kertas ataupun kenaikan harga kertas,” papar Hendro.

Ia juga mengungkapkan siklus penjualan pada akhir tahun selalu mengalami peningkatan, terlebih seiring dengan momen Natal dan Tahun Baru. “Untuk ritel, selalu ada teori , dimana ketika demand meningkat harga pasti kita naikkan. Makanya para distributor atau peritel sudah mulai menyetok barang terutama tisu sejak awal November untuk menghindari kenaikan harga,” ujarnya.

Loading...