Harga Tiket Murah, Kolam Renang Taman Kota Bekasi Ramai Saat Akhir Pekan

Kolam Renang Taman Kota Bekasi - paudlenterakasih.wordpress.comKolam Renang Taman Kota Bekasi - paudlenterakasih.wordpress.com

Bekasi memiliki banyak objek yang cocok dijadikan tempat berlibur bersama . Jika ingin bermain air sambil berolahraga, ada banyak renang yang cukup di Bekasi mulai dari Swimming Pool City Club di Perumahan Taman Kota Bekasi, kolam renang Tirtamas Galaxy, Elmos, Persada Kemala, kolam renang Taman Harapan Baru, Metland Tambun, Darmawangsa, hingga kolam renang Sabun. Harga masuk kolam renang di sejumlah tempat tersebut biasanya cukup terjangkau.

Sebagai , di Swimming Pool City Club Perumahan Taman Bekasi harga tiket masuk saat akhir pekan (weekend) hanya Rp 20 ribu saja, sedangkan saat hari biasa (weekday) tarif masuknya Rp 15 ribu. “Kolam renang untuk keluarga, ada kolam dewasa meskipun tidak terlalu besar dan ada kolam anak-anak beserta permainan airnya. Harga tiket masuk sangat terjangkau. Terdapat pusat kebugaran bagi yang ingin angkat beban,” kata salah satu pengunjung bernama Sofyan Abdilah.

“Tempat berenang keluarga dengan water bucket dan tempat berenang anak yang cukup asyik. Kedalamannya cukup untuk pemula. Ada kafetaria di dalam area kolam renang. Kekurangan kolam ini ada pada airnya yang cukup berbau kaporit, namun masih bisa ditoleransi. Dan kamar mandinya yang sangat ala kadarnya,” ujar pengunjung lain, Hizbul Maula.

Untuk melengkapi wisata air di Bekasi, Pemkot Bekasi sejak beberapa tahun lalu kabarnya juga berencana membangun fasilitas kolam renang layaknya wahana air Marina Bay Sands di Singapura. Rencananya fasilitas ini akan dibangun di lahan bekas Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi yang bersebelahan dengan GOR Bekasi Selatan.

“Fasilitas kolam renang sengaja dibangun di GOR supaya terintegrasi dengan venue olahraga lainnya, seperti stadion sepak bola, sepatu roda dan basket,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, seperti dilansir Tribunnews.

Rahmat menambahkan, pembangunan kolam renang tersebut kemungkinan akan dibangun secara vertikal lantaran lahan bekas Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi cukup terbatas. Kelak kolam renang itu dapat dinikmati para atlet dan umum. Sedangkan uang retribusi tiket akan masuk dalam kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD).

Loading...