Selama Ini Pasang Tarif Terjangkau, Harga Tiket Masuk Keraton Solo Bakal Naik?

Harga Tiket Masuk Keraton Solo - id.wikipedia.orgHarga Tiket Masuk Keraton Solo - id.wikipedia.org

Berkunjung ke Solo, Jawa Tengah rasanya belum lengkap jika tidak mampir ke salah satu objek ikonik di sana, yakni Keraton Surakarta. Istana megah yang dibangun oleh Paku Buwono II sejak tahun 1845 silam ini menawarkan ragam koleksi bersejarah seperti patung hingga pusaka kerjaan. Keraton Solo buka setiap hari Sabtu-Kamis (Jumat tutup) mulai jam 09.00 WIB. masuk Keraton Solo pun dipatok cukup murah.

Adapun untuk domestik hanya ditarik biaya tiket Rp10.000, sedangkan domestik yang datang bersama rombongan tiketnya hanya Rp8.000 per orang. Kemudian untuk asing dikenai harga tiket masuk Rp15.000. Nah, bagi pengunjung yang membawa kamera biasanya akan dikenai biaya tambahan sebesar Rp3.500 per kamera.

Dengan biaya yang cukup murah tersebut, para pengunjung bisa berjalan-jalan mengelilingi keseluruhan bangunan Keraton Solo yang memiliki arsitektur unik, menikmati sederet koleksi benda-benda bersejarah yang dimiliki, sekaligus berfoto-foto selfie dengan latar bangunan keraton yang menarik.

Sebagai salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Solo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta rupanya sejak 2017 lalu berencana untuk menarik pajak bagi wisatawan Museum Keraton Kasunanan Surakarta. Pengenaan pajak tersebut akan dilakukan lewat penjualan tiket.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menjelaskan bahwa pihak pemkot tak berusaha mengambil keuntungan dari keraton. Tetapi dari tiket yang tersebut, pemkot bisa mengetahui dengan jelas wisatawan yang berkunjung. “Penerapannya tentu tidak sekarang. Saat ini kan sedang proses pembentukan badan pengelola yang baru. Nanti ketika siap, baru akan kita tarik pajak,” ujar Rudy, seperti dilansir Detik.

“Pemerintah akan fokus pada revitalisasi bangunan dan promosi wisatanya. Pemerintah juga hanya mendampingi pembentukan badan pengelola keraton. Kita tidak akan ikut campur masalah budaya maupun urusan internal,” sambung Rudy.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid sebelumnya juga berpendapat jika harga tiket masuk Museum Keraton Kasunanan Surakarta memang layak untuk dinaikkan, khususnya bagi wisatawan mancanegara. “Karcis masuk turis asing satu Euro. Itu tidak sebanding dengan koleksi keraton. Belum lagi biaya pengelolaan. Namun sebelumnya kita harus lakukan pembenahan, seperti penyesuaian suhu ruang,” papar Hilmar.

Loading...