Layani Berbagai Rute di Jawa Barat & Jawa Tengah, Berapa Harga Tiket Bus GR?

Harga Tiket Bus GR - (Youtube: Bismania Jakarta)Harga Tiket Bus GR - (Youtube: Bismania Jakarta)

Meskipun banyak masyarakat yang berbondong-bondong memilih kereta api maupun , moda seperti bus rupanya tetap memiliki peminat sendiri. Misalnya saja untuk otobus (PO) asal Ciamis, Jawa Barat Gapuraning Rahayu (GR) yang hingga kini masih beroperasi untuk melayani penumpang ke berbagai . Bus yang beroperasi sejak tahun 1977 silam ini mematok harga yang beragam ke sejumlah trayek atau jurusan.

Setidaknya ada beberapa rute yang dilayani oleh Bus Gapuraning Rahayu, mulai dari Kampung Rambutan, Kali Deres, Ciputat, Lebak Bulus, dan kota-kota lainnya di Jawa Barat, hingga kota-kota di Jawa Tengah seperti Karang Pucung, Majenang, Sidareja, Wangon, Banjar, Pangandaran, dan juga Cilacap. Tak hanya melayani bus antar kota antar provinsi (AKAP), PO Gapuraning Rahayu pun menyewakan armada bus pariwisata untuk sejumlah rute di Jabar dan Jateng.

Adapun harga tiket bus GR untuk kelas AC dibanderol Rp95 ribu per orang, sedangkan untuk kelas non AC harganya lebih murah, Rp85 ribu per orang. Jika memasuki momen mudik Lebaran, biasanya harga tiket bus Gapuraning Rahayu akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Misalnya untuk rute Jakarta-Karang Pucung (Kroya, Cilacap, Sidareja, Ciamis) kelas RS dibanderol Rp160 ribu dan AC tarif tiketnya Rp180 ribu.

Pada momen mudik Lebaran beberapa waktu lalu misalnya, PO Gapuraning Rahayu pun menambah 40 unit armada untuk melayani para pemudik yang pulang ke kampung halamannya. “Tidak hanya armada yang kami tambah, tapi kami juga menambah supir sebanyak 25 orang yang telah kami tes untuk cadangan,” kata Manager PO. Gapuraning Rahayu, Eky Bratakusumah beberapa waktu lalu, seperti dilansir Nolduanews.

Guna mengakomodir kebutuhan masyarakat yang mudik, PO Gapuraning Rahayu pun mempersiapkan armada busnya sebaik mungkin. “Kebetulan kami sudah banyak mobil-mobil baru yang dioperasikan, yang baru dari Parawisata sebanyak 40 unit, dan yang regulernya sebanyak 120 unit,” papar Eky.

Seluruh armada bus GR pun kata Eky dipastikan sudah lulus uji kelayakan, jadi aman untuk dioperasikan. “Kita kan mengangkut manusia jadi kita harus betul-betul jamin keselamatannya,” tegas Eky.

Loading...