Benda Serbaguna, Berapa Harga Tali Dadung per Meter?

Tali dadungTali dadung

JAKARTA – dadung merupakan salah satu yang ternyata serbaguna. Tidak hanya berfungsi untuk industri perkapalan, logging, , atau kargo, yang juga kerap disebut tambang manila ini juga bermanfaat untuk keperluan rumah tangga, bahkan sering dijadikan perlombaan. Di pasaran sendiri, tali dadung biasanya per meter dengan yang relatif terjangkau.

“Serat tanaman abacca, yakni sejenis pisang dari Filipina, merupakan bahan dasar pembuatan tali tambang manila,” tulis Velasco Indonesia, supplier dan perkapalan, dalam situs resminya. “Tali ini memiliki permukaan yang kasar dan nilai breaking load yang tinggi, sehingga kerap digunakan di industri perkapalan untuk membuat tangga-tangga kapal.”

Meski demikian, tali dadung dikatakan tidak terlalu cocok digunakan untuk aplikasi berat, seperti lifting dan towing, karena memang nilai breaking load-nya tidak pas untuk kegiatan seperti itu. Sehingga, untuk keamanan pengguna, memang tidak disarankan menggunakan tali dadung untuk aplikasi berat. Sebaliknya, tali ini pas untuk aplikasi ringan, seperti lashing, alat tambahan pembuat tangga, atau membuat jala-jala.

Di pasaran sendiri, tali dadung sudah tersedia dalam beberapa . Untuk ketebalan 6 mm, dijual dengan harga mulai Rp5 ribuan per meter, kemudian harga ketebalan 12 mm sekitar Rp15 ribuan per meter, sedangkan banderol untuk ketebalan 16 mm berkisar Rp19 ribuan per meter. Jika ingin yang lebih tebal, ada ketebalan 20 mm yang dijual Rp34 ribuan per meter atau 28 mm dengan banderol Rp70 ribuan per meter berbahan nylon.

Selain dipakai untuk industri perkapalan, tali dadung juga punya manfaat lain untuk keperluan rumah tangga. Jika Anda termasuk memiliki tangan-tangan kreatif, bisa memanfaatkan bahan tersebut untuk membuat tatakan di meja makan, sebagai bahan pembuat kotak pensil, untuk keranjang cucian kotor, wadah buah-buahan, tali kotak aksesori, gantungan rak, hingga kursi taman yang dipadukan dengan ban bekas.

Loading...