Berasal dari Gasifikasi Batu Bara, Berapa Kisaran Harga Syngas?

Synthetic Natural Gas - commons.wikimedia.orgSynthetic Natural Gas - commons.wikimedia.org

syngas (synthetic natural gas) dari batu bara di dunia sudah dilakukan secara komersial dari tahun 1950-an. Sampai saat ini sudah ada 53 plant gasifikasi batu bara yang memproduksi syngas untuk dimanfaatkan sebagai seperti pupuk dan petrokimia, listrik, hingga gas kota. Sayangnya di proses gasifikasi masih belum banyak karena tidak adanya jaminan syngas, harga gas dan , serta harga batu bara.

Sebagai gambaran, harga minyak mentah bisa naik sampai ke kisaran USD80 per barrel atau lebih dan harga gas alam pada kisaran USD8-12/MMBTU. Kemudian harga synthetic gas (syngas) dan synthetic natural gas (SNG) di kisaran USD5-6/MMBTU dengan asumsi gasifikasi batubara untuk menghasilkan SNG dekat dengan tambang atau mulut tambang (mine-mouth).

Guna menggarap industri gasifikasi batubara di Indonesia, PT Bukit Asam Tbk bersama dengan PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk pun akan membentuk joint venture (JV) untuk membangun pabrik gasifikasi batubara. Pabrik yang berfungsi mengubah batubara jadi synthesis gas (syngas) tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran lebih dari USD1 miliar. Pabrik gasifikasi tersebut ditargetkan beroperasi pada November 2022.

Sebelum pabrik beroperasi, JV harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari bankable feasibility study, analisis dampak lingkungan (amdal) dan pengadaan engineering, procurement and construction (EPC), hingga financial closing. “Jadi ini kan ada beberapa tahapan yang harus kami penuhi, sampai yang terakhir adalah penunjukan EPC contractor,” kata Arviyan Arifin, Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk di Jakarta, seperti dilansir Kontan.

Lokasi pabrik JV nantinya berada di Bukit Asam Coal Based Industrial Estate atau di mulut tambang batubara Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kemudian tidak jauh dari situ ada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8. hasil gasifikasi batubara nantinya bisa diproses jadi 3 , yaitu dimethyl ether sebagai bahan bakar, urea sebagai pupuk, dan polipropilena sebagai bahan baku plastik.

Aas Asikin Idat, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) menambahkan bahwa pihaknya belum dapat menjelaskan perbandingan harga syngas dan gas. Tetapi paling tidak, harga jualnya kelak dapat dipatok sendiri, sehingga berpotensi lebih murah. “Kalau gas yang saat ini kan harganya mengikuti harga dunia,” tutupnya.

Loading...