Hiasan Cantik untuk Kebaya, Berapa Harga Sulam Usus Lampung?

Pembuatan Sulam Usus Lampung - www.duniaindra.comPembuatan Sulam Usus Lampung - www.duniaindra.com

LAMPUNG – Jika Batak punya kerajinan kain ulos, maka Lampung tidak mau kalah dengan menghadirkan kerajinan tangan sulam usus Lampung. Konon sudah ada sejak abad ke-16, ini adalah kerajinan sulaman yang sering dipakai sebagai penutup dada di atas balutan kain tipis. Jika sudah menjadi kebaya, sulam usus Lampung ini bisa mencapai angka jutaan per setel.

Sebagai bagian dari adat pengantin Lampung, sulam usus biasanya memang difungsikan untuk penutup bagian dada di atas balutan kain tapis. Setelah mengalami perjalanan yang cukup panjang, selanjutnya sulam usus juga mulai dikreasikan sebagai hiasan baju, kebaya, gaun, maupun jenis lainnya.

Tidak sulit menemukan sulam usus. Pasalnya, kerajinan ini sekarang sudah di berbagai platform e-commerce Indonesia. Jika sudah berwujud menjadi kebaya, harga sulam usus Lampung ini berkisar Rp1,4 juta hingga Rp2 jutaan, walau ada juga yang menjualnya dengan harga Rp4 jutaan. Sementara, apabila masih berbentuk atasan, taplak meja, atau bantal meja, harganya berkisar Rp200 ribu hingga Rp465 ribuan.

Selain via jual beli online, jika Anda kebetulan Anda berkunjung ke Lampung, ada banyak gerai yang menawarkan sulam usus ini. Salah satu yang terkenal adalah Ninda Tapis Lampung, tempat yang memang untuk berburu oleh-oleh khas Lampung. Kerap mengeluarkan -produk kreatif dan cantik, Ninda Tapis memiliki busana seperti sulam usus, tapis, clutch, hingga batik dan bros.

“Setiap produk yang ada di gerai kami, seperti tapis, batik, dan sulam usus, dibuat langsung oleh para perajin, sehingga produk yang dihasilkan benar-benar terjaga kualitasnya,” tutur pemilik Ninda Tapis, Layla Ninda. “Kami memang selalu mengutamakan kepuasan konsumen dengan memberikan produk-produk yang berkualitas.”

Untuk menjaga agar warisan ini tidak punah, pemerintah daerah setempat pun rajin menggelar pembuatan sulam usus, terutama kepada dan ibu-ibu. Pada akhir tahun 2019 kemarin misalnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Selatan menggelar pembuatan sulam usus di dua desa, yakni Desa Sukaraja di Kecamatan Rajabasa dan Desa Pasuruan di Kecamatan Penengahan.

Loading...