Berbahan Ringan, Harga Groupset Sepeda Sram XX1 Lebih dari Rp20 Jutaan

Groupset Sepeda Sram XX1 - www.bukalapak.comGroupset Sepeda Sram XX1 - www.bukalapak.com

Groupset termasuk inti untuk membangun sebuah . Bahkan ini juga yang menentukan sebuah sepeda bakal mahal atau tidak. Di kategori mountain bike misalnya, ada beberapa dan groupset yang cukup banyak disukai, salah satunya seperti groupset Sram XXI. Tak tanggung-tanggung harga Sram XXI bisa antara Rp22 jutaan hingga Rp25 jutaan lebih per set-nya.

Sram XX1 biasanya kerap dibandingkan dengan Sram X01. Apabila X01 dikenal terbaik untuk enduro dan trail, maka XX1 disebut-sebut memiliki performa paling gahar untuk cross country dan balap sepeda, di mana bobot termasuk aspek yang sangat penting. Sram XX1 menggunakan cassette 10-42T 11 speed. Walaupun secara umum tak memiliki banyak perbedaan dengan X01, namun XX1 ternyata didesain lebih ringan. Bahkan Sram XX1 disebut-sebut sebagai groupset pertama Sram yang untuk single chainring.

Jika harga groupset-nya saja mencapai puluhan juta , maka tak heran jika kemudian ada beberapa merek sepeda yang dijual sampai harga ratusan juta . Hal ini diakui oleh salah satu pengamat sepeda, Dewo Prasetyo. Menurut Dewo, harga sepeda ditentukan oleh komponen yang digunakan.

“Yang menentukan sepeda kelas atas atau tidak itu tergantung sama komponen apa yang dia pakai. Sepeda yang bikin mahal itu dari komponennya bukan dari framenya,” ujar Dewo di Kelapa Gading, Jakarta, seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut Dewo memaparkan, setidaknya ada 2 jenis bahan komponen yang menyebabkan sebuah sepeda berharga mahal. “Ada yang karbon ada yang titanium. Cuma kalau sepeda balap jarang yang pakai titanium. (Titanium) itu di las dan beratnya seringan karbon tapi dia kuat. Cuma kalau titanium itu merek sepeda luar sih biasanya, kaya Amerika punya, itu titanium kebanyakan. Kalau di Indonesia sendiri cuma ada sama carbon, dua itu aja,” ucapnya.

Harga sepeda yang dibuat dari bahan titanium juga bermacam-macam, tergantung jenisnya. Misalnya saja untuk merek Brompton yang sudah terkenal itu juga dapat dijual seharga puluhan juta rupiah. “Bedanya di bahan sih, bahannya (carbon) otomatis sudah pasti lebih ringan. Udah gitu las-lasannya nggak ada, karena dia modelnya build up semua,” tutur Dewo.

Loading...