Harga Sampai Jutaan Rupiah, Ini Cara Agar Spion Grand Max Original Tidak Cepat Rusak

Spion Grand Max - www.liriapro.comSpion Grand Max - www.liriapro.com

Spion termasuk yang sangat penting pada kendaraan, baik maupun . Bedanya, pada kini sudah banyak yang menganut spion retract atau otomatis, sehingga spion bisa dibuka atau ditutup secara otomatis tanpa diarahkan secara manual. Mobil-mobil keluaran terbaru seperti Grand Max sudah banyak yang mengadopsi spion semacam itu. Dibandingkan spion manual, harga spion original dengan retract biasanya relatif lebih mahal.

Berdasarkan penelusuran dari sejumlah e-commerce yang ada di Indonesia, harga spion Daihatsu Gran Max original 1 set atau sepasang kanan kiri cukup mahal, bisa mencapai Rp2,4 jutaan untuk kondisi baru. Sedangkan yang bekas atau second harga banderolnya berkisar Rp1,3 jutaan. Spion Grand Max original ini sudah dilengkapi lampu sein kecil dan biasanya sudah sepaket dengan kabel otomatisnya.

Nah, karena harga spion Grand Max original cukup mahal, bagi pemilik mobil sebaiknya tidak melakukan kebiasaan yang salah secara terus-menerus supaya masa pakai spion bisa lebih lama. Seperti diketahui, fitur retractable mirror atau spion elektrik memungkinkan pengguna untuk membuka dan menutup spion secara otomatis.

Karena pada dasarnya bersifat otomatis, terkadang masih ada saja pengguna yang membuka tutup spion dengan cara manual. Lantas apa efeknya untuk spion mobil kesayangan? Rupanya, jika hal itu terlalu sering dilakukan justru akan berdampak negatif pada spion elektrik dan bahkan mengakibatkan spion jadi cepat rusak.

“Seharusnya dibuka atau ditutup secara otomatis, kalau sesekali tidak masalah. Tetapi , jangan terlalu sering karena efeknya sangat buruk sekali,” kata Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan, Suparna, seperti dilansir Liputan6.

Lebih lanjut Suparna memaparkan, jika spion otomatis sudah terlanjur rusak atau macet sebaiknya tak perlu diservis. Menurut Suparna hal itu sia-sia, karena beberapa waktu kemudian spion akan rusak lagi. Ia lebih menyarankan pengguna mobil untuk membawanya ke bengkel supaya memperoleh penanganan yang tepat.

“Biasanya kalau normal umurnya cukup panjang, bisa di atas lima tahunan. Asalkan jangan terlalu sering membuka-tutup daun atau telinga spion secara manual,” jelas Suparna. Oleh sebab itu Suparna mengingatkan agar para pengguna mobil sebaiknya membuka-tutup spion dengan tombol supaya motor penggerak spion bisa bekerja secara maksimal.

Loading...