Part Mahal, Berapa Harga Speedometer RX King Bekas?

SpeedoMeter RX KingSpeedoMeter RX King Original 2002/2003 - www.bukalapak.com

JAKARTA – Jika Anda penyuka lawas, pasti sudah tidak asing lagi dengan RX King. Ini adalah salah satu sport batangan yang sempat menjadi raja jalanan di era 1990-an silam. Nah, apabila Anda kebetulan punya kuda besi ini dan ingin melakukan restorasi, Anda mungkin membutuhkan speedometer yang asli. Jika barunya dengan selangit, maka speedometer RX King sekarang dilepas dengan mulai Rp100 ribuan.

“Harga speedometer RX King tentunya bervariasi, tergantung yang mana,” papar Rasyidur Raqib dari RR Part Shop, dilansir GridOto.com. “Kalau kepunyaan RX King New yang keluar dari tahun 2002 sampai 2009, itu harganya sekitar Rp900 ribu hingga Rp950 ribuan. Sementara, untuk RX King Master keluaran tahun 1995 hingga 2001, harganya sekitar Rp900 ribu sampai Rp1 jutaan.”

Memang, harga speedometer RK King dalam kondisi baru bisa dibilang cukup mahal, lantaran nilai historis sepeda motor ini. Namun, bagi Anda yang memiliki bujet pas-pasan, tidak perlu khawatir. Karena, Anda bisa mendapatkan produk bekasnya dengan harga lebih terjangkau. Speedometer RX King keluaran tahun 1992, harga bekasnya sekitar Rp125 ribu, sedangkan kepunyaan RX King Master sekarang ditawarkan dengan harga Rp200 ribu hingga Rp400 ribuan dalam kondisi second.

Selain speedometer, lain kepunyaan RX King yang juga punya harga lumayan mahal adalah blok silinder. Sebagai , blok silinder seri Y1-29N00 masih asli buatan Jepang dan menjadi bagian dari Yamaha RX King generasi awal. Untuk ukuran 25 dengan piston kit, kondisi bekas tetapi masih bagus, harganya bisa mencapai angka Rp6,5 jutaan.

“Kalau untuk restorasi bodi RX King New, itu nggak terlalu mahal, karena tahunnya lebih muda daripada RX King Cobra atau Master,” sambung Rasyidur. “Tangki harganya Rp600 ribu, kalau sepatbor depan itu Rp200 ribu, dan sepatbor belakang Rp300 ribu. Boks tutup aki harganya Rp135 ribu sepasang, jok pun juga ada yang baru, kalau baru harganya Rp450 ribu.”

Loading...