Harga Mulai Rp190 Ribu, Skateboard Roda 2 Kini Mulai Ngetren

Skateboard Roda 2 / swayboard - www.wogibtswas.at

skateboard memang sudah ada sejak dulu kala. Dari yang awalnya skateboard roda 4, rupanya terus berkembang hingga bermunculan lain seperti long board, skateboard listrik, hingga yang belakangan ini cukup disukai orang dewasa dan anak-anak adalah skateboard roda 2 atau yang kerap disebut dengan istilah swayboard, waveboard, snakeboard, dan ripstick. skateboard roda 2 hampir setara dengan skateboard roda 4 biasa, namun yang membuat skateboard satu ini menjadi tidak biasa adalah cara penggunaannya.

Dengan skateboard roda 4, melaju di jalanan yang lurus atau skate park mungkin akan terasa lebih mudah karena penggunanya tidak perlu terlalu kerepotan dalam menjaga keseimbangan. Sebaliknya, dengan skateboard roda 2, tantangan utamanya adalah dalam hal menyeimbangkan tubuh. Sesuai namanya, swayboard, skateboard ini dirancang digunakan dengan cara mengayun-ayunkan tubuh hingga ke kaki supaya tetap bisa berjalan dengan arah memutar atau bahkan berkelok-kelok. Cukup unik bukan?

Bukan hanya di luar negeri, skateboard roda 2 pun sudah mulai banyak digemari di Indonesia. Penjual skateboard roda 2 di sejumlah situs juga cukup banyak. Harga skateboard roda dua ini cukup variatif, tergantung , kualitas, dan juga mereknya. Umumnya, swayboard dengan harga berkisar mulai dari yang termurah Rp190 ribu hingga ada juga yang harganya mencapai Rp2 jutaan untuk merk Ripstik yang merupakan asli USA.

Jika ingin memulai bermain skateboard, rupanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, mulai dari pemilihan skateboard, teknik, hingga kesiapan mental. “Tips saya sih awal-awal harus pakai pengaman,” kata Sanggoe Dharma, pemain skateboard yang menduduki peringkat ke-2 Asian Skateboarding Championships Men’s Street tahun 2016, seperti dilansir Grid.

Alat pengaman yang dimaksud berupa pelindung siku dan lutut serta helm. Selain itu, gunakan sepatu yang memang khusus digunakan untuk skateboarding, bukan sepatu lari biasa. Selain itu, Sanggoe berpesan supaya para pemula siap dengan risiko jatuh ketika bermain skateboard. Jatuh pun menurutnya ada teknik yang benar. “Jangan tangan dulu. Jadi badan duluan yang jatuh, kemudian langsung guling, enggak boleh ditahan. Enggak boleh tangan duluan, nanti berisiko fatal,” ujarnya.

Loading...