Mengandung Paracetamol, Harga Obat Sistenol Tablet Tergolong Murah

Ilustrasi: pil obatIlustrasi: pil obat

Saat dilanda seperti demam, sakit kepala, pilek, serta batuk berdahak, ada beberapa yang dapat dikonsumsi, salah satunya seperti Sistenol . Obat berwujud kaplet salut selaput ini mengandung 500 mg paracetamol dan 200 mg asetil sisteina, serta tergolong obat keras yang perlu resep dokter. Sistenol sendiri di berkisar Rp2.800 per tablet.

Obat yang juga kerap digunakan sebagai pereda nyeri ini mungkin tergolong ringan, tetapi jika terlalu sering mengonsumsinya justru berpotensi mengancam fungsi hati yang disebut-sebut sama berbahayanya dengan kanker. Hal ini telah diteliti oleh para ilmuwan dari University of Edinburgh, Inggris terhadap sel-sel di hati manusia, jaringan tikus.

Menurut studi yang dilansir dari The Sun, ilmuwan menemukan bahwa atau asetaminofen bisa merusak hati dengan merusak hubungan struktural penting antara sel yang bersebelahan dalam organ. Jika sambungan dinding sel terganggu, struktur jaringan hati mengalami kerusakan, sehingga sel-sel tidak dapat berfungsi dengan baik dan mereka bisa mati.

Penulis riset Dr Leonard Nelson mengatakan bahwa parasetamol adalah obat yang dianggap aman dan efektif. “Bagaimanapun, kerusakan hati akibat obat tetap merupakan masalah klinis yang penting, ini merupakan tantangan untuk mengembangkan obat yang lebih aman,” ujarnya seperti dilansir Beritagar.

Melalui riset tersebut, para ilmuwan mengharapkan kelak terdapat obat alternatif yang lebih aman untuk tubuh. “Temuan kami menekankan perlunya kewaspadaan dalam penggunaan parasetamol, dan dapat membantu menemukan bagaimana bahaya yang disebabkan oleh penggunaan parasetamol yang merugikan bisa dicegah,” jelas Dr Nelson.

Supaya dapat meminimalisir kelebihan dan juga efek samping dari parasetamol, konsumen harus memerhatikan panduan pada kemasan obat serta berkonsultasi dengan dokter. Orang dewasa umumnya boleh minum 1-2 tablet 500 miligram setiap 4-6 jam, tetapi tidak diperbolehkan minum lebih dari 8 tablet 500 mg dalam jangka waktu 24 jam.

Sedangkan anak-anak di bawah usi 16 tahun perlu dosis yang lebih rendah, tergantung dari usia dan berat badan. Dan untuk anak kecil lebih baik minum parasetamol berbentuk cair menggunakan takaran sendok ukur.

Loading...