Berisi 12 Botol, Harga Sirup ABC 1 Dus Mulai Ratusan Ribu Rupiah

Sirup untuk Minuman - www.theflavorbender.comSirup untuk Minuman - www.theflavorbender.com

ABC termasuk legendaris yang begitu populer di Indonesia. Ada bermacam-macam rasa ABC Syrup yang membanjiri , mulai dari varian ABC Sirup Special Grade hingga Squash Delight. Selain ecer di sejumlah maupun minimarket seperti Indomaret dan Alfamart, sirup ABC juga dijual grosir 1 dus dengan yang cukup terjangkau.

Di sejumlah toko harga sirup ABC 1 dus varian Squash Delight isi 12 botol dipatok antara Rp118 ribuan hingga Rp128 ribuan, sedangkan varian ABC Syrup Special Grade 1 karton isi 12 pcs harganya antara Rp173 ribu sampai Rp250 ribuan per karton. Perbedaan antara kedua varian itu terletak pada kekentalannya, di mana Squash Delight lebih cair, sedangkan Special Grade lebih kental. Harga sirup ABC 1 dus tersebut bisa saja berbeda-beda di setiap tempat.

Selain diminum sebagai minuman sirup biasa, sirup ABC pun banyak diolah menjadi aneka sajian berbuka puasa yang nikmat dan menyegarkan. Namun, minuman segar ini pada dasarnya memiliki gula yang tinggi dan kurang baik untuk apabila dikonsumsi dalam yang berlebihan.

Menurut ahli gizi dari Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, apabila ingin minum sirup ketika buka puasa, sebaiknya tak lebih dari 1 gelas. “Dengan minum manis atau makan manis pada saat buka puasa, bisa itu gula, sirup, atau buah yang manis seperti kurma itu nggak apa-apa. Tetapi harus dijaga hanya pada saat buka puasa saja dan cukup satu porsi. Fungsinya apa? Mengganti kadar glukosa kita yang sudah turun supaya kita segar lagi,” kata dr Fiastuti, seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut dr Fiastuti memaparkan, kandungan kalori yang tinggi pada sirup bisa berbahaya untuk jika diminum lebih dari 1 gelas dalam sehari. Pasalnya, hal itu berpotensi menyebabkan terkena obesitas dan diabetes. “Kalau kita minum (sirup) gula itu cepat naik dan cepat turun jadi fluktuatif, jadi itu memicu timbulnya penyakit diabetes, obesitas, dan penyakit-penyakit lainnya,” tandas dr Fiastuti.

Loading...