Harga Sewa Mulai Rp135 Ribu, Wake Up Homestay Jogja Cocok Untuk Backpacker

Harga, sewa, per, malam, menginap, bermalam, di, Wake Up Homestay, Jogja, Yogyakarta, penginapan, ala, backpacker, murah, terjangkau, rate, lokasi, strategis, stasiun, Tugu, Kota Baru, staf, kamar, kapsul, hotel kapsul, kamar mandi, tamu, Malioboro, Sosrowijayan, dormitory room,Kamar & dormitory di Wake Up Homestay (sumber: wakeuphomestay.com)

Pesona Kota Yogyakarta memang selalu berhasil membuat siapa pun jadi tergoda. Namun Anda salah kalau mengira butuh merogoh kocek dalam-dalam untuk berlibur ke kota ini. Nyatanya, jika Anda bisa mengatur semuanya dengan baik, berwisata selama tiga hari dua malam di hanya membutuhkan bujet antara Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu saja, tentu saja jika Anda tidak keberatan dengan ‘petualangan’ ala backpacker.

Sesampainya di Jogja, Anda bisa mencari penginapan dengan berjalan kaki ke daerah Sosrowijayan, yang memang terkenal pusatnya penginapan murah di kalangan para backpacker. Sebenarnya, jika Anda ingin jalan kaki ke kawasan Sosrowijayan, akan lebih dekat jika turun di Stasiun Tugu. Tapi karena kereta Bengawan adalah kereta kelas , jadi turun di Stasiun Lempuyangan, jika ditarik garis lurus jaraknya sekitar 500 meter menuju daerah Sosrowijayan yang ada di Jalan Malioboro ini.

Nah, untuk menghemat menginap, Anda bisa memanfaatkan hotel kapsul yang banyak diminati oleh para backpacker, salah satunya dengan memilih bermalam di Wake Up Homestay Jogja.

Wakeup Homestay Yogyakarta adalah salah satu hotel akomodasi penginapan yang terletak di area Malioboro. Lokasi Wakeup Homestay sangat strategis, yakni di pojokan antara Jl Sosrowijayan dan Jl Gandekan. Dari Malioboro tinggal masuk Jl Sosrowijayan sampai bertemu perempatan pertama. Hotel ada di area tersebut. Dari Malioboro hanya berjarak 200 meter dengan atmosfer lingkungan suasana perkampungan . Selain dekat dengan Malioboro juga dekat dengan Stasiun Tugu. Jika Anda dari Stasiun Tugu, aksesnya bisa jalan kaki dari Stasiun Kereta Api Tugu atau bisa naik TransJogja dari Bandara Adisutjipto.

Wakeup Homestay sebenarnya merupakan penginapan berkonsep low budget hotel dengan berkapasitas maksimal untuk 4 orang. Wakeup Homestay sangat cocok buat mereka yang punya hobi liburan ala backpacker, atau grup dengan rombongan kecil, karena Wakeup Homestay memiliki dormitory room dari mulai 4 bed hingga dengan 10 bed.

Meski berbagi kamar dengan tamu lainnya, Anda tidak perlu khawatir soal privasi dan keamanan, sebab setiap tamu akan mendapat bed dan loker sendiri. Khusus bagi traveler wanita, Anda bisa memilih kamar khusus yang hanya diisi tamu wanita lainnya, jadi tidak bercampur dengan tamu pria. Sebelum menginap cek ketersediaan kamar ini. Untuk keamanannya juga terjaga karena setiap tamu memiliki safety card untuk masuk ke area penginapan.

Wake Up Homestay menawarkan kamar cantik seperti hotel kapsul di Jepang. Selain huniannya yang nyaman, hotel di Jogja ini juga terbilang sangat dekat dengan beberapa wisata dan pusat perbelanjaan. Hanya dalam waktu 5 menit saja, Anda bisa mampir menikmati keindahan Malioboro.

Jika Anda ingin berlibur ke Jogja dengan gaya backpacker yang serba membutuhkan fasilitas dengan terjangkau, maka menginap di Wakeup Homestay menjadi pilihan yang tepat. Wakeup Homestay memiliki rate terjangkau, mulai dari Rp135 ribu sampai Rp450 ribu per malam, Anda sudah bisa menginap di homestay ini.

“Dekat dengan Stasiun Tugu,dekat Malioboro, staf ramah dan tempatnya cozy. Kalau ingin bepergian mudah karena tempat jalan sehingga mudah ditemukan. Saya akan berkunjung kembali jika ke Jogja,” menurut review salah satu tamu.

Biasanya para backpacker khawatir kalau menginap di homestay nanti kebersihannya kurang terjaga. Namun di Wakeup Homestay selain kamarnya yang bersih, fasilitas seperti air, kamar mandi, dan toilet juga bersih. Jadi, kamar mandi antara tamu wanita dan pria dipisah. Per kamar mandi, ada 4 bilik shower dan 4 bilik toilet, tak ketinggalan ada fasilitas air panasnya juga.  “Lokasi strategis, staf ramah, kamar nyaman. Bahkan barang saya ada yang ketinggalan, dan stafnya bersedia mengirimkannya via pos ke alamat saya,” kata tamu lainnya.

Loading...