Kemasan Lebih Hemat, Segini Harga Sasa 100 Gram

Memasak dengan Penyedap Rasa Makanan - freepik: @senivpetroMemasak dengan Penyedap Rasa Makanan - freepik: @senivpetro

JAKARTA – MSG atau monosodium glutamate (MSG) telah dipakai sebagai salah satu penyedap masakan oleh sejak lama. Di sendiri, ada banyak merek penyedap yang dapat dipilih sesuai selera, dan salah satu yang cukup populer adalah Sasa. Sudah hadir dalam kemasan kecil 100 gram, harga penyedap ini bisa dikatakan cukup terjangkau.

Sasa sendiri merupakan yang cukup lawas di industri makanan Indonesia dan telah berumur setengah abad. buatan PT Sasa Inti tersebut juga beberapa kali diakui sebagai brand ternama. Pada tahun 2019 lalu misalnya, dua Sasa menerima penghargaan prestisius untuk bumbu penyedap dan Seasoned Flour dalam acara Top Brand Award 2019.

“Top Brand Award 2019 kali ini merupakan salah satu bentuk apresiasi masyarakat terhadap Sasa sebagai merek dan tentunya produk Sasa Tepung Bumbu Ayam dan MSG Sasa,” ujar General Manager PT Sasa Inti, Albert Dinata, dilansir dari Tribun Bisnis. “Apresiasi yang besar oleh masyarakat dan ini juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Sasa.”

Albert menambahkan, dengan kata lain, Sasa telah mampu membuktikan bahwa sebagai perusahaan kitchen food brand dari Indonesia, dapat diterima masyarakat luas dan siap untuk terus berinovasi, baik untuk lokal maupun internasional. Komitmen Sasa ini salah satunya diwujudkan dengan hadir di jutaan toko retail yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Memang, tidak sulit mendapatkan bumbu penyedap Sasa karena Anda sudah bisa membelinya di berbagai supermarket modern, minimarket, toko kelontong, bahkan lewat jual beli . Untuk konsumen yang ingin berhemat, bisa membeli Sasa kemasan 100 gram dengan harga mulai Rp4.200 hingga Rp5.000 per bungkus. Ada pula yang menjual satu paket isi 10 bungkus dengan harga cuma Rp40 ribuan.

Lalu, apakah penggunaan MSG untuk masakan tidak berbahaya bagi kesehatan? Dijelaskan Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia, Prof. Nurpudji, konsumsi MSG tidak membahayakan kesehatan, asa dosis yang digunakan tidak berlebihan. Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan menyarankan pemakaian hanya 4 sampai 6 gram MSG per hari.

Loading...