Berfungsi Sebagai Penyedap Rasa, Harga Sasa 100 Gram Dibanderol Murah

Menaburkan Penyedap Rasa untuk Makanan - www.healthgrades.comMenaburkan Penyedap Rasa untuk Makanan - www.healthgrades.com

Jika membahas soal penyedap atau yang kerap disebut dengan istilah “micin” maka beberapa dari kita sudah bisa membayangkan merek Monosodium Glutamat (MSG) apa yang beredar di pasaran. Sasa salah satunya, menyediakan penyedap dalam 2 kemasan, yakni 100 gram dan 250 gram. Layaknya penyedap pada umumnya, Sasa membanderol produknya dengan harga yang murah.

Sebagai , Sasa Bumbu Masak 100 gr dengan harga Rp4.300 di Indomaret, sedangkan di Alfamart harganya Rp4.600 per bungkus. Kemudian untuk penyedap rasa Sasa kemasan 250 gram harganya Rp10.300 di Indomaret dan Rp11.600 di Alfamart. Sementara itu, harga Sasa 100 gram 1 pak isi 10 bungkus sekitar Rp39 ribuan.

Meskipun lekat dengan anggapan negatif, rupanya MSG sudah digunakan untuk menyedapkan sejak beberapa waktu silam. Menurut Ketua Umum PDGKl (Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik ), Prof Nurpudji A Taslim, pemakaian bumbu penyedap rasa seperti MSG tak berbahaya untuk kesehatan selama penggunaannya dilakukan dengan bijak. Yang perlu diperhatikan, penyedap rasa harus digunakan sesuai takaran atau porsinya, tidak berlebihan.

“Takaran yang dianjurkan adalah 10 mg/kg berat badan. Misalnya seseorang memiliki berat badan 60 kilogram, yang diperbolehkan adalah sekitar 60 gram atau setara satu sendok teh,” jelas Nurpudji, seperti dilansir Beritasatu.

Di samping itu, saat menyantap makanan pun ia mengingatkan kita agar senantiasa memerhatikan gizi yang seimbang. Apabila memerhatikan asupan gizi dengan baik dan memakai MSG pada porsi yang tepat dan seperlunya, tentu tubuh akan tetap sehat dan tak perlu khawatir dengan efek negatif MSG terhadap kesehatan. “Hal ini yang perlu disadari oleh masyarakat agar persepsi mengenai penggunaan MSG tidak lagi rancu dan mengakibatkan tumbuhnya berbagai asumsi yang kurang tepat,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, dokter dan ahli nutrisi, Dr Maya Surjadjaja menjelaskan, MSG dibuat dari fermentasi tepung pengolahannya mirip seperti pembuatan cuka, minuman anggur (wine), atau yoghurt. “Secara kimia, MSG berbentuk seperti bubuk crystalline berwarna putih yang terkandung atas 78 persen asam glutamat dan 22 persen sodium dan air. Asam glutamat yang terkandung dalam MSG tidak memiliki perbedaan dengan asam glutamat yang terkandung dalam tubuh manusia dan dalam bahan-bahan makanan alami seperti keju, ekstrak kacang kedelai dan tomat,” ucapnya.

Loading...