Senjata Andalan Indonesia, Berapa Harga Rudal Yakhont?

Rudal Yakhont - www.jejaktapak.comRudal Yakhont - www.jejaktapak.com

JAKARTA – Dalam menjaga kedaulatan , memang tidak main-main membekali tentara Indonesia dengan persenjataan terbaik. Nah, salah satu senjata paling maut yang saat ini dimiliki TNI AL adalah rudal anti- dari Rusia bernama P-800 Oniks atau Yakhont. Diklaim bisa menghantam target sejauh 300 km, rudal ini tidak main-main, yakni mencapai angka 1,2 juta AS atau Rp100 miliar ketika didatangkan pada tahun 2010 silam.

Pada April 2011, TNI AL sempat melakukan uji coba rudal ini di Samudera Hindia. Dengan dua setengah kali suara atau sekitar 2.500 km per jam, kala itu rudal Yakhont mengenai sasaran tembaknya, yakni KRI Teluk Bayur 502 yang berjarak sekitar 250 km, atau setara Surabaya-Yogyakarta, dalam waktu cuma enam menit.

Kemudian, pada Oktober 2012, TNI AL sekali lagi melakukan uji coba rudal Yakhont. Kali ini, mereka meluncurkan rudal Yakhont dari KRI Oswald Siahaan dan sukses menghantam target eks KRI LST Teluk Berau yang telah dipensiunkan sampai tenggelam. Dengan kemampuannya, diketahui hanya Indonesia, Vietnam, dan India yang sudah memiliki rudal ini.

Keampuhan rudal Yakhont dirasakan sendiri oleh Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT, salah satu ahli kapal yang pernah dimiliki Indonesia. Ia punya keahlian memasang rudal pada kapal-kapal . Namun, dari sekian rudal yang pernah ia pasang, Yakhont diakuinya memiliki keistimewaan tersendiri. “Ini (rudal Yakhont) adalah teristimewa yang pernah saya kerjakan,” kata dosen Elektro Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang itu.

Sayangnya, stok rudal Yakhont di lingkungan TNI AL dikatakan semakin menipis. Untuk itu, pemerintah menurut kabar tertarik dengan rudal Brahmos, yang dibuat bersama oleh India dan Rusia. Negeri Gangga sendiri mengklaim sudah ada sendiri ketertarikan di antara negara-negara Tenggara dan Afrika yang ingin membeli Brahmos.

Loading...