Harga Rp27 Ribuan, Susu Pan Enteral Diklaim Mampu Berikan Tambahan Energi Pada Penderita Malabsorpsi

Harga, susu, pan enteral, produk, suplemen, energi, gangguan, pencernaan, penyerapan, malabsorpsi, nutrisi, sachet, efek samping, kandungan, manfaat, aturan, pakai, dosisHarga Susu Pan Enteral (guardyourhealth.com)

Pan Enteral adalah suplemen makanan untuk pemberian oral dan tube feeding yang diproduksi oleh PT Otsuka. Suplemen makanan ini diklaim cocok untuk segala umur mulai dari , anak, hingga dewasa yang memerlukan energi siap pakai karena adanya gangguan pencernaan dan gangguan penyerapan (malabsorpsi) yang dialami.

Produk Pan Enteral yang memiliki varian rasa vanila ini mengandung Medium Chain Triglyceride dan bebas laktosa, selain itu juga masih banyak lagi kandungan yang bermanfaat untuk . Adanya kandungan MCT sebesar 48% membuatnya mudah diabsorpsi sehingga lebih cepat menghasilkan energi, terutama pada pasien malabsorpsi. Serta bebas laktosa sehingga konsumen terhindar dari risiko diare terutama pada pasien malabsorpsi.

Malabsorpsi sendiri merupakan kesulitan penyerapan dari makanan. Banyak penyakit dapat menyebabkan malabsorpsi. Penderita biasanya mengalami kesulitan menyerap gula, garam, , atau vitamin dari makanan. Kondisi ini umumnya terjadi karena adanya gangguan pada pencernaan.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya malabsorpsi makanan ini. Salah satunya adalah adanya perubahan bakteri yang biasanya terdapat di saluran pencernaan, yang dapat dipengaruhi oleh suatu infeksi maupun tindakan tertentu. Cermat mengkonsumsi antibiotik setidaknya dapat membantu mencegah hal ini. Sebab, penggunaan antibiotik berkepanjangan pun dapat menyebabkan sulitnya usus dalam menyerap nutrisi.

Untuk bisa memastikan tubuh mengalami malabsorpsi makanan, diperlukan adanya pemeriksaan yang teliti. Namun, salah satu tanda sesorang mengidap malabsorpsi makanan adalah adanya penurunan , meski tidak selalu mutlak sebagai tanda pencernaan tidak mampu bekerja optimal.

Pada umumnya gangguan pencernaan makanan diiringi dengan gejala lain, seperti kembung dan rasa tidak nyaman pada perut, diare, tinja yang berbau tajam, serta merasa lemas. Malabsorpsi makanan tidak bisa dibiarkan. Apabila  terjadi pada orang dewasa dapat menyebabkan penurunan badan, sedangkan pada anak bisa memiliki risiko lebih besar. Selain badan turun, pertumbuhan dan anak juga dapat terhambat.

“Gangguan kenaikan berat badan seringkali terjadi sejak usia 6 bulan. Hal ini terjadi karena gangguan fungsi saluran cerna akibat pengaruh reaksi simpang makanan seperti alergi makanan atau intoleransi makanan. Jika terjadi pada bayi dapat mengganggu saluran cerna dan mengganggu nafsu makan, serta berpengaruh pada berat badan bayi,” ungkap Dr Widodo Judarwanto dikutip dari laman Kompasiana.

Apabila dikonsumsi sesuai dengan takaran dan anjuran dari dokter, susu ini dinilai tidak mengakibatkan efek samping yang membahayakan. Aturan pakai yang tepat untuk susu Pan Enteral adalah 1 sachet dilarutkan dalam 200ml. Untuk dewasa diberikan 8-10 kali per hari, untuk anak 2 tahun ke atas diberikan 6-8 kali per hari, sementara untuk bayi 4-24 bulan diberikan 3-5 kali per hari. Pan Enteral dikemas dalam bentuk sachet dengan berat bersih 40 g/200 kcal. Untuk satu sachet Pan Enteral di apotik dengan harga Rp27 ribuan.

Loading...