Harga Rp 32 Jutaan, Mesin Pembuat Kerupuk Dilengkapi Fungsi Mixer Adonan & Cetak

Mesin Pembuat Kerupuk - daftarmesinstonecrusher.blogspot.co.idMesin Pembuat Kerupuk - daftarmesinstonecrusher.blogspot.co.id

Kerupuk termasuk makanan ringan yang begitu disukai oleh Indonesia. Banyak orang menganggap tanpa kehadiran kerupuk rasanya suatu akan terasa kurang nikmat saat disantap. Oleh sebab itu kerupuk dari waktu ke waktu tak pernah kehabisan peminat, sebab peminat kerupuk tampaknya tak pernah berkurang. Sayangnya pada musim penghujan seperti saat ini biasanya di pabrik-pabrik kerupuk sedikit terhambat.

Seperti diketahui, proses pembuatan berbagai macam kerupuk seperti kerupuk ikan, kerupuk udang, kerupuk mie putih, hingga kerupuk puli umumnya masih mengandalkan sinar matahari pada proses penjemurannya. “Kerupuk yang tidak kena panas matahari terkadang menjamur. Kami harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membayar pekerja membersihkan satu persatu krupuk yang menjamur sebelum dijemur lagi,” ujar Wardati, pengrajin kerupuk di Dusun Gading, Desa Tuntang, seperti dilansir Kompas.

Pada musim kemarau, proses pengeringan kerupuk kabarnya hanya dilakukan selama 6 jam, sedangkan saat musim hujan pengeringannya membutuhkan waktu yang lebih lama, antara 3-4 hari. “Ada panas sedikit paling sampai jam 12 siang. Harus sering dibolak-balik agar lebih cepat kering,” ungkap Wardati.

Para pengrajin kerupuk sebelumnya telah menyiasati kondisi minimnya sinar matahari ini dengan menggunakan mesin pemanas atau oven untuk mengeringkan kerupuk. Akan tetapi setelah kering kerupuk-kerupuk yang dipanaskan lewat oven itu justru tak dapat mekar ketika digoreng. “Panasnya tidak sempurna, sehingga kalau digoreng tidak mekar. Jadi ya tetap dijemur dengan panas matahari,” katanya.

Walau produksi kerupuk pada musim penghujan mengalami penurunan, rupanya dari segi penjualan justru meningkat. Pasalnya stok kerupuk di pasaran juga menipis, sedangkan permintaan konsumen relatif tetap. “Kalau kemarau produksinya banyak, tapi pemasarannya sulit. Kalau penghujan, kerupuknya tidak ada (menipis), tapi permintaan ramai,” kata Kepala Desa Tuntang Muhammad Nadlirin.

Proses pembuatan kerupuk sendiri kini sudah banyak yang memanfaatkan tenaga mesin sehingga bisa memproduksi dalam jumlah besar dengan waktu yang relatif lebih cepat. Harga mesin pembuat kerupuk di pasaran dijual cukup bervariasi. Contohnya seperti mesin pembuat kerupuk (mixer adonan dan cetak) besutan Maksindo, harganya dibanderol Rp 32.275.000.

Loading...