Harga Rp 125 Ribuan, Shampo Kuda Mane N Tail Dikenal Sebagai Pemanjang Rambut

Shampo - journal.sociolla.comShampo - journal.sociolla.com

Berjualan memang bisa menjadi salah satu alternatif yang cukup menjanjikan. Apalagi jika produk tersebut berkaitan dengan sesuatu yang sifatnya instan atau memiliki untuk . Misalnya saja seperti produk pemutih wajah maupun tubuh, hingga produk shampo pemanjang rambut. Shampoo pemanjang rambut sendiri ada beragam merk dan jenisnya. Namun dari sekian banyak merek, Shampo Mane N Tail menjadi produk yang cukup populer.

Produk Shampo Mane N Tail sendiri terdiri dari 6 , yakni Original Mane ‘n Tail, Deep Moisturizing, Herbal-Gro, Gentle Clarifying, Color Protect, dan Daily Control Anti Dandruff. Di Guardian, shampoo dan conditioner Mane N Tail botol kecil isi 355 ml masing-masing seharga Rp 145.900. Kemudian di Indomaret shampo Mane N Tail 355 ml Rp 125.000, dan di situs e-commerce seperti Zalora harganya sedang diskon menjadi Rp 100 ribuan saja untuk varian botol 355 ml dan Rp 150 ribuan untuk varian botol besar isi 946 ml.

Berbeda dari sampo pada umumnya, Mane N Tail yang asli diklaim memiliki beberapa manfaat, misalnya saja membuat rambut tampak berkilau, menutrisi rambut dan kulit kepala, mencegah rambut rontok, menghaluskan rambut, mempercepat pertumbuhan rambut, hingga aman digunakan untuk semua jenis rambut.

Selain menawarkan manfaat yang beragam, produk asal Amerika yang diklaim sebagai penyubur rambut ini juga mampu mendatangkan keuntungan bagi para pedagangnya, salah satunya seperti Hansen Rambitan. “Awal jualan, saya liat sampo kuda lagi naik daun di media-media . Lalu saya cari barangnya dan coba jual. Ternyata laku keras,” kata Hansen, seperti dilansir Metrotvnews.

Hansen menambahkan, Shampoo Mane N Tail makin populer karena digunakan oleh sejumlah artis Hollywood seperti Demi Moore, Kim Kardashian, Brad Pitt, dan Jennifer Aniston. “Setahu saya baru mulai booming di Indonesia awal tahun 2014. Tahun 2013 sudah ada di Indonesia tapi belum booming. Kalau di luar negeri sudah booming dari tahun 2013,” ungkapnya.

Menariknya hanya dalam waktu 1 bulan sejak awal merintis bisnisnya, Hansen sanggup menjual 700-1.000 shampoo setelah memasarkannya secara online dan offline. Omzet yang dihasilkan dari berjualan sampo kuda ini pun mencapai Rp 100-200 juta dalam sebulan. “Mereka yang sudah mencobanya banyak yang repeat buying. Katanya efek sampo sudah terlihat saat memakai satu botol sampo,” tandasnya.

Loading...