Harga Relatif Murah dan Tekstur Lembut, Kurma Tunisia Banyak Diburu

Kurma Tunisia - www.bukalapak.comKurma Tunisia - www.bukalapak.com

JAKARTA – Setiap bulan Ramadan, kurma menjadi salah satu makanan yang wajib disajikan ketika sahur atau berbuka. Kurma sendiri terdiri dari berbagai , dan salah satu yang banyak diburu oleh di Indonesia adalah kurma Tunisia. Tekstur yang lembut serta yang relatif murah merupakan beberapa alasan mengapa kurma ini menjadi favorit .

“Dari tahun ke tahun, setiap bulan puasa, kurma madu memang paling banyak dicari orang. Mungkin karena teksturnya yang lembut dan memiliki rasa yang manis,” ujar Diki, salah satu kurma di Pasar Tanah Abang, Jakarta. “Selain kurma madu, kurma Tunisia atau kurma Emirates juga banyak dicari ketika bulan Ramadan seperti saat ini.”

Diki menambahkan, selama bulan Ramadan, toko miliknya mampu menjual seluruh jenis kurma antara 50 kilogram sampai 80 kilogram sehari dengan omzet mencapai Rp6 juta sampai Rp8 juta per hari. Jika di hari biasa, Diki mengaku hanya mampu menghasilkan omzet Rp3 juta sampai Rp4 juta per hari. “Untuk kurma Tunisia ini, kami menjualnya dengan harga mulai Rp40 ribu per kilogram,” sambung Diki.

Sementara itu, pedagang kurma lain di Pasar Tanah Abang, Toni, juga menuturkan bahwa kurma Tunisia paling banyak dicari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki tekstur yang lembut serta ukuran yang pas untuk sekali makan. Dirinya menjual kurma Tunisia ini dengan harga mulai Rp100 ribu per kilogram. “Kurma madu Tunisia ini paling banyak dicari karena teksturnya lembut,” kata Toni.

Menurut Republika, jelang bulan Ramadan lalu, impor kurma Tunisia mengalami kenaikan signifikan dalam rentang waktu Januari hingga April 2017, yaitu sebesar 20,5 ribu ton atau setara dengan 34,8 juta AS (harga barang ditambah dengan biaya kirim dan asuransi/CIF). Selain Tunisia, kurma dari Mesir juga banyak diimpor dalam rentang waktu yang sama, yaitu hingga 4,3 ribu ton atau setara 15,7 juta AS.

Loading...