Harga per Kg Relatif Murah, Perunggu Batangan Juga Banyak Diolah Jadi Perhiasan

Perunggu Batangan - www.rextonsteelalloys.comPerunggu Batangan - www.rextonsteelalloys.com

Perunggu merupakan yang berasal dari campuran dengan unsur kimia lain seperti timah atau bisa juga dengan fosfor, mangan, aluminium, atau silikon. Perunggu bersifat keras dan secara luas dipakai dalam . Beberapa penjual ada yang memperdagangkan perunggu per 1 kilogram (kg) dalam wujud batangan, dan menariknya, kini juga banyak yang menjual perunggu dalam wujud perhiasan yang tentunya dengan lebih murah dibandingkan perhiasan emas.

Sebagai , harga perunggu per kg batangan di China dibanderol antara USD7,5 hingga USD9,0. Jika dikonversikan dalam rupiah, maka harganya berkisar Rp106 ribuan hingga Rp128 ribuan per kilo. Tetapi, berbeda lagi jika perunggu sudah disulap menjadi perhiasan. Karena nilai perunggu memang cukup rendah, maka tak ayal bila harga perhiasan perunggu pun relatif lebih murah dari emas.

Di Bojonegoro misalnya, masyarakat rupanya mulai beralih menggunakan aksesoris jenis perak dan perunggu. Selain karena modelnya yang bagus, harganya pun relatif terjangkau. Menurut Siti Nur Hidayati, karyawan salah satu perhiasan Bojonegoro, dengan adanya perhiasan dari perunggu, masyarakat Indonesia jadi memiliki alternatif selain perhiasan emas. “Setidaknya bisa bergaya dengan kemampuannya,” kata Ida, seperti dilansir Jawapos.

Beberapa tahun lalu, perhiasan perak dengan harga cukup murah, sekitar Rp20 ribu per gram. Sedangkan aksesori dari perunggu harganya antara Rp25 ribu sampai Rp35 ribu per gram. Aksesoris tersebut dapat atau ditukar dengan kerugian tertentu.

Penjual perhiasan lainnya di Jalan Kartini bernama Budiono juga membenarkan tren baru tersebut. Budiono mengakui jika konsumen emas kini mulai beralih menggunakan aksesoris imitasi. Walaupun tidak semuanya, namun dengan adanya pilihan perhiasan imitasi ini cukup mengubah gaya hidup masyarakat. Konsumen utama perhiasan imitasi biasanya didominasi oleh masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Walaupun hanya perhiasan imitasi, akan tetapi bentuk dan aksesoris dari perak atau perunggu tak terlalu berbeda dari perhiasan emas yang asli. Oleh sebab itu, konsumen pun tertarik untuk membelinya. “Harga murah, bagus,” ungkap Budiono.

Loading...