Harga Per Meter Rp50 Ribuan, Kabel AC Harus Sesuai Standar PLN

Harga, kabel, AC, air, conditioner, per, meter, merek, merk, Hoda, Tateyama, pipa, jenis, PK, 1, 2, ukuran, kualitas, terbaik, standar, PLN, Panasonic, LG, Samsung, listrik, pemasangan, cara, NYM, instalasi,Roll kabel AC (sumber: indotrading.com)

AC atau Air Conditioner merupakan yang berfungsi untuk mendinginkan suhu ruangan. Saat ini, AC sudah banyak digunakan oleh masyarakat, baik di rumah, di lembaga pendidikan, maupun di kantor. AC dapat dikatakan termasuk benda krusial di dalam rumah, setara dengan televisi. Bagi Anda yang khususnya bertempat tinggal di daerah perkotaan.

AC memiliki daya yang disebut dengan PK atau Paard Kracht, sering juga disebut dengan horse power (tenaga kuda). Satu PK pada AC memiliki persamaan rata-rata dengan 750 watt (pembulatan dari 746 watt). Luas suatu ruangan akan mempengaruhi seberapa besar daya yang diperlukan AC untuk mendinginkan ruangan tersebut. Ruangan kamar tidur misalnya, umumnya AC digunakan untuk mendinginkan suhu di ruangan ini adalah yang memiliki kapasitas ¼ PK atau ½ PK.

Saat ini sudah banyak merek AC yang beredar di dengan yang bervariasi. Beberapa merk AC yang cukup terkenal adalah Panasonic, Samsung, LG, Toshiba, dan Sharp. Untuk harganya, AC cukup bervariasi, tergantung dari merek, model, dan besaran daya yang dimiliki AC. Di pasaran, AC baru berkisar mulai Rp2 jutaan, bahkan menembus Rp35 jutaan.

Untuk memasang perangkat AC, bisa dilakukan oleh penyedia jasa pemasangan AC ataupun bisa dipelajari sendiri. Berbagai peralatan yang perlu dipersiapkan sebelum pemasangan AC, antara lain tangga lipat, duct tape atau lakban AC non lem, dinabol, flaring, pipa AC, cutter, bracket AC, kunci L, dan kabel AC.

Kabel ini digunakan untuk menyambungkan arus dari unit indoor dengan unit outdoor. Agar aman dari bahaya kebakaran ketika melakukan instalasi kabel , ada beberapa hal yang harus diperhatikan. “Pastikan sambungan kabel sesuai dengan diagram yang tertera pada setiap unit AC split. Diagram kelistrikan ini biasanya terdapat pada box control atau pada casing indoor dan outdoor AC,” ujar salah seorang penyedia jasa pemasangan AC.

Selain itu, pastikan juga kabel listrik yang digunakan sesuai dengan standar . Pilih kabel yang pada sepanjang permukaannya tertera jumlah serat kabel dan ukuran inti, tanda pengenal standar seperti SNI, IEC, ataupun SPLN, dan tanda pengenal produsen atau merek. Pada umumnya, jenis kabel yang digunakan untuk instalasi rumah adalah kabel NYM.

Perencanaan pemilihan kabel untuk instalasi rumah, gedung, atau instalasi peralatan lainnya setidaknya perlu memperhatikan beban tegangan dan arus listrik yang melewati kabel. Sebab, setiap tipe dan kabel listrik memiliki batas kemampuan yang berbeda-beda. Kemampuan kabel untuk menerima arus listrik dengan terus-menerus disebut Kuat Hantar Arus (KHA).

Penambahan pemutus arus (MCB dan stop kontak) untuk unit AC diperlukan agar beban daya listrik lebih stabil, unit AC lebih tahan lama, dan mengurangi risiko bahaya kebakaran. Untuk AC berukuran 1 PK ke bawah, bisa menggunakan stop kontak sebagai pemutus arus. Namun, untuk AC yang berukuran 1 ½ ke atas, sebaiknya menggunakan MCB sebagai pemutus arus.

Umumnya, AC berukuran ½ PK, ¾ PK, dan 1 PK membutuhkan kabel isi tiga ukuran 3×1,5 mm dan pipa AC ukuran ¼ + ⅜. Sementara untuk AC dengan ukuran 1,5 PK dan 2 PK perlengkapan yang dibutuhkan adalah kabel berukuran 3×2,5mm dan pipa AC ukuran ¼ + ½. Di pasaran, ada merek kabel beserta pipa AC yang cukup dan banyak dipilih oleh masyarakat karena terbaiknya, seperti merk Hoda untuk AC 2 PK yang dibanderol dengan harga Rp52 ribu per meter, atau merk Tateyama untuk AC 1 PK yang dijual seharga Rp58 ribu per meter.

Loading...